Ibadah Haji Lampung

Seorang Jemaah Haji Kloter 28 Lampung Dinyatakan Meninggal di Tanah Suci

dari total jumlah awal 393 jemaah di kloter ini, seorang jemaah atas nama Kasminah Kusnan Halim dinyatakan wafat di Tanah Suci.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Kemenag Lampung
JEMAAH MENINGGAL - Suasana jemaah haji saat tiba di Debarkasi Antara Lampung (Asarama Haji Rajabasa), Minggu (22/6/2025). Seorang jemaah haji kloter 28 Lampung meninggal di tanah suci. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kloter 28 JKG yang membawa sebanyak 392 jemaah dari Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro telah tiba melalui Debarkasi Antara Lampung pada Minggu (22/6/2025) siang.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ansori, menyampaikan bahwa seluruh proses pemulangan berjalan sesuai jadwal dan dalam kondisi tertib. 

Namun, dari total jumlah awal 393 jemaah di kloter ini, seorang jemaah atas nama Kasminah Kusnan Halim dinyatakan wafat di Tanah Suci.

"Kemarin, Debarkasi Antara Lampung menerima kedatangan Kloter 28 JKG sebanyak 392 orang, namun, satu jemaah atas nama Kasminah Kusnan Halim telah wafat di Tanah Suci," Ujar Ansori, Senin (23/6/2025).

Selain itu, Ansori mengatakan jika terdapat seorang jemaah dari kloter ini, atas nama Sutrisno, mengalami penurunan kondisi kesehatan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. 

Ia dinyatakan tanazul di Jakarta dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Citanala, Banten, didampingi oleh istrinya.

Ansori menambahkan, proses pemulangan jemaah haji asal Lampung masih berlanjut hingga saat ini.

Dengan tibanya delapan kloter, sehingga sebanyak 11 kloter lainnya masih berada di Tanah Suci yang akan dipulangkan secara bertahap.

"Pada Senin 23 Juni 2025, Kloter 30 JKG yang membawa jemaah asal Kabupaten Lampung Tengah dijadwalkan tiba di Debarkasi Antara Lampung pada pukul 20.40 WIB. Kloter ini akan menjadi penutup untuk gelombang pertama," jelas Ansori.

Sementara itu, gelombang kedua akan dimulai dengan keberangkatan jemaah Kloter 38 JKG asal Kota Bandar Lampung dari Tanah Suci pada 26 Juni.

Adapun kloter pertama dari gelombang kedua senjdi dijadwalkan tiba di Debarkasi Antara Lampung pada 27 Juni sekitar pukul 14.00 WIB.

Lebih lanjut, Ansori mengatakan jika hingga saat ini, total jemaah haji asal Lampung yang wafat di Tanah Suci berjumlah 13 orang.

Dia menuturkan, pemerintah memastikan proses pendampingan kepada keluarga serta hak-hak jemaah yang wafat ditangani sesuai prosedur.

"Kami terus memantau kondisi jemaah tanazul yang sedang dirawat, termasuk mendampingi keluarga jemaah yang wafat dalam proses penyelesaian hak-haknya," Ucapnya.

"Seluruh unsur petugas bekerja sama untuk menjamin pelayanan terbaik hingga kloter terakhir tiba," pungkas Ansori.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved