Berita Lampung

Bidik MURI, Pemkot Bandar Lampung Akan Bikin Sekubal Jumbo 25 Meter

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah mengatakan, sekubal berukuran besar itu bakal dicatat dalam buku Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tayang:
Dok Tribunlampung.co.id
BIDIK REKOR MURI - Kepala Dispar Bandar Lampung Adiansyah saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (17/3/2025). Pemkot Bandar Lampung akan membuat sekubal terbesar di Indonesia berukuran diameter 25 cm dan panjang 25 meter. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dalam rangkaian HUT Ke-343 Kota Bandar Lampung, pemkot setempat akan menciptakan sejarah, yakni membuat sekubal terbesar di Indonesia. 

Rencananya, sekubal raksasa itu akan memiliki ukuran jumbo, yakni diameter 25 cm dan panjang 25 meter.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah mengatakan, sekubal berukuran besar itu bakal dicatat dalam buku Museum Rekor Indonesia (MURI). 

Rencananya, penganan khas Lampung berbahan dasar ketan dan santan itu disajikan di Tugu Adipura, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Minggu (27/7/2025).

"Masih dalam rangkaian HUT Kota Bandar Lampung, kita akan membuat rekor MURI sekubal terbesar yang diameter besarnya itu 25 senti dan panjangnya 25 meter. Nanti masyarakat bisa memakannya," ujar Adiansyah, Kamis (3/7/2025). 

"Nanti dilaksanakan di Tugu Adipura hari Minggu (27/7/2025), yang bertepatan dengan car free day. Berbarengan juga dengan lomba masakan tradisional Lampung dan lomba jajanan pasar," sambungnya.

Ia menyebut, peserta pembuatan sekubal adalah warga Bandar Lampung

"Peserta pembuatan sekubal warga Kota Bandar Lampung yang memang biasa membuat sekubal dan binaan UMKM kita," lanjut Adiansyah. 

Diketahui, sekubal adalah makanan khas Lampung, sejenis kue atau penganan yang terbuat dari beras ketan dan santan, dibungkus daun pisang, dan dikukus hingga matang. 

Makanan ini seringkali disajikan saat perayaan hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, atau acara adat Lampung lainnya. 

Sekubal memiliki tekstur kenyal dan lengket, dan biasanya disantap bersama tape ketan atau hidangan lainnya seperti rendang atau gulai. 

(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved