Berita Terkini Nasional

Brigadir Nurhadi Pesan Agar Kursi Diperbaiki, 'Biar Bisa Dipakai Orang Banyak Duduk'

Brigadir Muhammad Nurhadi ternyata sempat menyampaikan pesan kepada bapak mertuanya, Sukarmidi, agar memperbaiki kursi yang ada di kediamannya.

TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
PESAN TERAKHIR: Bapak Mertua Brigadir Nurhadi, Sukarmidi, saat ditemui di kediamannya yang berada di Dusun Lendang Re, Desa Sembung, Kecamatan Narmada Lombok Barat, Rabu (9/7/2025). Brigadir Muhammad Nurhadi ternyata sempat menyampaikan pesan kepada bapak mertuanya, Sukarmidi, agar memperbaiki kursi yang ada di kediamannya. Ternyata, pesan tersebut menjadi pesan terakhir Brigadir Nurhadi sebelum ditemukan tewas. Brigadir Nurhadi meminta kursi diperbaiki agar bisa dipakai duduk orang banyak. Kini, pesan tersebut terbukti, banyak orang yang duduk di kediamannya untuk mendoakannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lombok - Brigadir Muhammad Nurhadi ternyata sempat menyampaikan pesan kepada bapak mertuanya, Sukarmidi, agar memperbaiki kursi yang ada di kediamannya.

Ternyata, pesan tersebut menjadi pesan terakhir Brigadir Nurhadi sebelum ditemukan tewas.

Brigadir Nurhadi meminta kursi diperbaiki agar bisa dipakai duduk orang banyak. Kini, pesan tersebut terbukti, banyak orang yang duduk di kediamannya untuk mendoakannya.

Sebelum ditemukan tewas, Brigadir Nurhadi disebut berada di Gili Trawangan, Lombok, bersama Kompol Yogi dan Ipda Haris serta 2 wanita.

Di lokasi tersebut, Brigadir Nurhadi juga disebutkan ikut foya-foya serta pesta narkoba bersama 2 atasannya tersebut.

Namun, informasi itu dibantah bapak mertua Nurhadi, Sukarmidi, yang menyebutkan jika anak menantunya itu bukanlah tipe lelaki yang suka ikut pesta.

Sebelum mendengar kabar meninggalnya Brigadir Nurhadi, Sukarmidi mengaku mendapat firasat tak enak. 

Brigadir Nurhadi sempat berpamitan ke keluarga besarnya, sebelum pergi bersama atasannya ke Gili Trawangan.

Akan tetapi, khusus pamitannya kali ini menimbulkan firasat tak enak dirasakan oleh sang mertua, Sukarmidi.

Firasat buruk sudah dirasakan keluarga sejak hari Selasa, sehari sebelum Brigadir Nurhadi meninggal pada Rabu (16/4/2025). 

Nurhadi sempat berpesan kepada tukang bangunan yang mengerjakan pembuatan kursi kayu di rumahnya.

“Selasa dia sudah pamitan ke kawan, semua dikasih tau, yang bikin kursi (tukang) disuruh jadikan biar ada bisa dipakai orang banyak duduk,” ucap mertua Nurhadi, Sukarmidi saat ditemui di kediamannya yang berada di Dusun Lendang Re, Desa Sembung, Kecamatan Narmada Lombok Barat, Rabu (9/7/2025).

Sukarmidi menceritakan, korban mengaku tidak menginap, namun hanya untuk mengantar tamu.

Pada saat perjalanan ke Gili, sekira jam 4 sore, Nurhadi bahkan sempat melakukan video call dengan anaknya yang paling besar, yang masih berumur 5 tahun.

Akan tetapi, sejak memasuki waktu magrib, anaknya yang merasa kangen sempat mencoba mengontak korban, namun tidak pernah ada balasan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved