Berita Terkini Nasional

Ribuan PPPK Bisa Bernapas Lega setelah Bupati Bantah Tahan SK Pasca Insiden Lepas Balon

Hal itu setelah Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membantah akan menahan SK PPPK gara-gara insiden lepas balon.

Tayang:
Instragram@folkkonoha
INSIDEN LEPAS BALON - Tangkapan layar video di media sosial saat insiden pelepasan balon ketika seremonial pelantikan pegawai PPPK di samping rumah dinas Bupati Batanghari, Senin (14/7/2025). Ribuan PPPK bernapas lega setelah Bupati bantah tahan SK pasca insiden lepas balon. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Batanghari - Ribuan ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Pemkab Batanghari akhirnya bisa bernapas lega.

Hal itu setelah Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membantah akan menahan SK PPPK gara-gara insiden lepas balon.

Insiden lepas balon itu terjadi di acara pelantikan PPPK Pemkab Batanghari pada Senin (14/7/2025).

Video yang mengunggah momen pelepasan balon ke udara itu pun viral di media sosial.

Salah satu video tersebut dibagikan akun Instagram @undercover.id.

Dalam video memperlihatkan momen ketika balon dilepaskan sebelum waktunya.

Pelepasan balon yang tidak sesuai jadwal ini terjadi akibat salah paham di antara pegawai PPPK.

Mereka mengira instruksi untuk berfoto bersama merupakan aba-aba untuk melepas balon.

Hal ini membuat kegiatan seremonial menjadi kurang teratur hingga menarik perhatian Bupati Batanghari.

Dalam video yang beredar, terdengar suara pemandu acara menegur ribuan pegawai yang telah melepas balon sebelum waktunya.

"Ibu-ibu, ini foto bersama bukan melepas balon, makanya tadi saya bilang dengarkan informasi dari saya persiapan foto bersama," tegas pemandu acara tersebut.

Sementara ribuan pegawai sontak bersorak, seperti dikutip dari Kompas.com.

Akibat insiden tersebut, Bupati dilaporkan membatalkan penyerahan dokumen SK pegawai secara serentak di lokasi pelantikan karena kekecewaannya.

Sementara, melalui pesan singkat pada Selasa (15/7/2025), Bupati M Fadhil Arief membantah bahwa pembagian SK pegawai PPPK dibatalkan akibat insiden balon tersebut. 

"Kalau SK-kan memang mesti dibagikan tidak di lapangan, biar jangan salah kasih," jelas Bupati.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved