Berita Terkini Nasional
Modus Sertu MB Diduga Berbuat Asusila Terhadap Bocah SD, Kini Diburu Denpom
Diduga gunakan modus kedekatan, oknum TNI lakukan pencabulan terhadap siswi SD. Korban kini trauma, pelaku malah kabur saat diperiksa. Kini diburu.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Oknum TNI diduga cabuli siswi SD di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
- Korban alami trauma, perubahan perilaku signifikan.
- Hasil pemeriksaan awal kuatkan dugaan kekerasan seksual.
- Pelaku kabur saat pemeriksaan internal. Aparat masih memburu, keluarga minta keadilan.
Tribunlampung.co.id, Kendari - Awalnya, keluarga korban tidak pernah menyangka ada niat buruk di balik kedekatan yang terbangun. Sosok yang seharusnya memberi rasa aman justru diduga memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan keji.
Perlahan, cerita itu terungkap dari perubahan sikap sang anak. Ia menjadi lebih pendiam, mudah cemas, dan sering terlihat ketakutan tanpa alasan yang jelas.
Dari situlah keluarga mulai menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. Dugaan pun mengarah pada sebuah pola, di mana korban diduga dipancing ke lingkungan pelaku sebelum tindakan asusila itu terjadi.
Kecurigaan tersebut semakin kuat setelah korban menjalani pemeriksaan awal. Hasilnya menunjukkan adanya indikasi kuat telah terjadi kekerasan seksual.
Kini, keluarga hanya fokus pada satu hal, memulihkan kondisi sang anak, sekaligus berharap pelaku segera bertanggung jawab atas perbuatannya.
Baca juga: Alasan Anggota Brimob Minta Maaf meski Dikhianati Istrinya, Tetap Perkarakan Oknum TNI
Dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang publik.
Dikutip dari TribunnewsSultra.com, seorang oknum TNI berinisial Sertu MB diduga melakukan pencabulan terhadap seorang siswi sekolah dasar (SD) di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kediaman terduga pelaku, Selasa (14/4/2026).
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut dan korban menjalani pemeriksaan awal.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa dugaan kekerasan seksual diperkuat oleh hasil pemeriksaan awal terhadap korban yang menunjukkan indikasi kuat telah terjadi tindakan pencabulan.
“Iya, hasil pemeriksaan awal menunjukkan ada indikasi kuat dugaan kekerasan seksual,” ujar VN, tante korban, saat ditemui wartawan di Kendari, Rabu (29/4/2026).
Dampak dari peristiwa ini disebut sangat memukul kondisi psikologis korban. Keluarga menyatakan, korban mengalami trauma berat dan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan sejak kejadian tersebut.
Korban kini cenderung tertutup, mudah cemas, dan membutuhkan perhatian khusus dari keluarga.
Saat ini, keluarga memprioritaskan pemulihan mental korban melalui pendampingan psikologis secara intensif agar kondisi emosionalnya dapat berangsur pulih.
“Kondisi korban sangat trauma. Dia membutuhkan pendampingan untuk memulihkan kondisinya,” kata VN.
Pelaku Kabur Saat Pemeriksaan Internal
| Harapan Aji Pupus, Hasil Identifikasi Istri Jadi Korban Tewas Kecelakaan KRL |
|
|---|
| Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan Nenek di Pekanbaru, 4 Orang Diburu |
|
|---|
| Pegawai Sendiri Jadi Pelaku Pembakaran Kantor Dishub Babel, Terungkap Seusai Penangkapan Dini Hari |
|
|---|
| Mantan Puteri Indonesia Riau 2024 Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Dokter Kecantikan Gadungan |
|
|---|
| Nenek 60 Tahun Tewas di Tangan Perampok di Pekanbaru, Perhiasan dan Uang Raib dari Rumah Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kenalan-via-Medsos-Wanita-Asal-Bandar-Lampung-Cabuli-Janda-di-Kamar-Kosan.jpg)