Berita Terkini Nasional

Pemotor Bawa Kabur HP Orang Lain yang Jatuh di SPBU Surabaya, Korban Lapor Polisi

Pemotor mengambil handphone (HP) milik pengunjung SPBU di Surabaya yang terjatuh saat mengantre pengisian BBM, Senin.

Editor: taryono
istimewa
AKSI PENCURIAN PONSEL- Tangkapan layar video CCTV merekam momen seorang pemotor mengambil dan membawa kabur HP milik pengunjung SPBU yang terjatuh saat mengantri pengisian BBM, pada Senin (21/7/2025). Video CCTV berdurasi 41 detik tersebut diunggah oleh akun Instagram (IG) @sorot_surabaya, sejak Senin (21/7/2025). 

Tribunlampung.co.id, Jatim - Pemotor mengambil handphone (HP) milik pengunjung SPBU di Surabaya yang terjatuh saat mengantre pengisian BBM, Senin.

Aksi tak terpuji itu terekam CCTV dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram (IG) @sorot_surabaya, sejak Senin (21/7/2025). 

Setelah kehilangan HP tersebut, korban berencana membuat laporan ke polisi.

Dalam rekaman CCTV, semula tampak pemotor berboncengan satu orang menyusuri halaman SPBU tersebut, lalu berhenti di samping mesin pengisian BBM. 

Pemotor yang berada di urutan terdepan itu, tampak memakai jaket sweater oversize berwarna abu-abu dan berhelm merah. 

Sedangkan penumpangnya yakni seorang wanita berbaju lengan panjang warna merah, berkerudung hitam, dan berhelm putih

Keduanya pun turun dari bangku jok, lalu mendorong motor lebih dekat dengan mesin terminal pengisian BBM.

Nah, si wanita tak menyadari ponselnya terjatuh dan teronggok di area sisi belakang tempatnya tadi berhenti. 

Ponsel tersebut tampak teronggok di area kosong belakangnya, yang tak lama kemudian, datanglah pemotor lain mengendarai motor jenis matik warna hitam. 

Tak dinyana-nyana, pemotor di belakang korban itu, merupakan sosok si terduga pelaku yang nantinya sekonyong-konyong mengambil ponsel tersebut. 

Sosok tersebut memakai kemeja lengan pendek warna hitam, bercelana panjang warna krem dan berhelm warna hitam. 

Ternyata, ponsel itu bukan untuk dikembalikan kepada si pengendara motor di depannya; pihak si wanita, atau mungkin menyerahkannya kepada pihak petugas SPBU

Melainkan ponsel tersebut terus menerus dibawanya dengan cara digenggam menggunakan tangan kirinya, seraya menunggu momen giliran dirinya mengisikan BBM di samping mesin terminal SPBU

"Hp ibu korban jatuh di pom Mastrip, diambil sama orang belakangnya, bukannya dikasih ke petugas pom malah disakuin Hp-nya dan itu orangnya sempat berhenti ngematikan Hp setelah ngisi bensin," tulis narasi dalam unggahan akun IG @sorot_surabaya, seperti yang dilihat TribunJatim.com, pada Rabu (23/7/2025).

Berdasarkan pantauan TribunJatim.com sekitar pukul 18.22 WIB, pada Rabu (23/7/2025), unggahan tersebut sudah disukai 2.498 akun, dikomentari 357 kali, dan 275 kali disebar ulang.

Unggahan tersebut juga telah direspon beragam oleh warganet. Namun, sebagian besar warganet menyayangkan aksi pemotor misterius tersebut. 

"Seng tonggone wong iku ndang kandanono mumpung gorong di sosol karo avanza (artinya: yang tetangganya orang itu, segera dikasih tahu sebelum nanti disusul sama kendaraan Polisi)," tulis komentar akun IG @irwan_shelaloenekadz

"Pak sampean ws tuek, iling mati, mati gak nggowo hp, ndang balekno (artinya: bapak anda sudah tua, ingat mati, mati enggak bawa ponsel, segera kembalikan)," tulis komentar akun IG @ichwan_x1

"Balekno iku duduk hakmu (artinya: kembalikan itu bukan hakmu)," tulis komentar akun IG @ichwan_x1 

Sementara itu, anak korban laki-laki berinisial AWS membenarkan bahwa ponsel yang dibawa kabur pemotor misterius tersebut merupakan milik ibundanya. 

Hingga kini ibundanya belum memperoleh informasi atau kabar dari pihak pria tersebut untuk beritikad baik mengembalikan ponsel tersebut. 

"Iya benar itu ibu saya (menjadi korban)," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Rabu (23/7/2025). 

Mengenai upaya hukum yang dilakukan ibundanya. Anak korban AWS mengungkapkan, ibundanya memiliki niatan melaporkan kasus tersebut ke markas kepolisian setempat. 

"Laporan sudah, cuma gak tau ibuku laporannya di mana. Disuruh bawa dusbook-nya cuma belum ke sana lagi karena masih belum ada waktu buat ngasihkan dusbook-nya," pungkasnya. 

Di lain sisi, Kapolsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya Kompol Rahayu Rini mengatakan, pihaknya belum menerima adanya laporan dalam bentuk apa pun mengenai kejadian dugaan pencurian ponsel seperti dalam video viral tersebut. 

"Belum laporan, sudah monitor anggota," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com

Baca juga: Viral Aksi Pemotor Ambil HP yang Terjatuh di SPBU Surabaya, Korban Siap Lapor Polisi

( Tribunlampung.co.id / TribunJatim.com )

, .

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved