UIN Raden Intan Lampung
TSU Rusia- UIN RIL Terima Hibah Riset dari Pemerintah Federasi Rusia
TSU Rusia mendapat hibah dari Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia untuk proyek riset bersama UIN RIL.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: taryono
Bakina menambahkan, tantangan mengobati luka kronis dan memperpanjang masa simpan pangan sangat relevan di Asia Tenggara karena iklim tropis membuat mikroorganisme berkembang biak sangat cepat.
Keterlibatan peneliti Indonesia dengan basis riset yang memadai akan memungkinkan pengujian material baru ini di kondisi tropis, baik di dalam maupun luar ruangan.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional TSU, Artyom Rykun, menjelaskan, nanopartikel antimikroba ini sudah dipatenkan dan digunakan pada pelapis antibakteri serta anti-fouling.
Selain riset utama, tim (peneliti Rusia dan Indonesia) akan menguji lapisan biocidal yang dikembangkan TSU bersama mitra di kondisi tropis, termasuk di perairan Pelabuhan Lampung, air laut, dan bangunan fasilitas medis.
Sebelumnya, pelapis ini hanya digunakan di iklim dingin dan sedang.
Jika terbukti efektif di tropis, teknologi ini berpotensi menjadi produk kompetitif untuk melindungi kapal, struktur bawah laut pelabuhan, dan bangunan dari jamur serta mikroorganisme.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah dilakukan kedua belah pihak.
MoA yang diteken April 2025 memuat komitmen pembentukan laboratorium riset bersama dengan fokus pada “The Study of New Materials in Tropical Conditions”.
Dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dan Vice-Rector in Research and Innovations TSU sekaligus Kepala Laboratorium TSU, Prof. Alexander Vorozhtsov, disaksikan oleh Prof. Artyom Yu. Rykun.
Sebelumnya, Rektor Prof Wan telah melakukan kunjungan resmi ke TSU Rusia pada 7–8 Oktober 2024, didampingi Ketua International Office, Bambang Budiwiranto, Ph.D., untuk membahas penguatan kerja sama khususnya dibidang akademik.
Pada pertemuan tersebut, kedua pihak membahas diantaranya pada bidang sains dan teknologi, sebagai persiapan pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi di UIN RIL pada saat itu.
Rektor juga berkesempatan meninjau berbagai fasilitas laboratorium di TSU yang dikenal memiliki infrastruktur riset terdepan.
Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2025 dan diharapkan memberi kontribusi besar bagi pengembangan material antimikroba untuk berbagai zona iklim, sekaligus memperkuat kiprah UIN Raden Intan Lampung di kancah riset global.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)
| Menag: Cara Kerja Baru Harus Tetap Hadirkan Layanan untuk Umat |
|
|---|
| Rektor UIN RIL Lantik Kepala Pusat hingga Ketua dan Sekretaris Program Studi |
|
|---|
| UIN RIL Siap Sukseskan PON XXIII 2032 di Lampung |
|
|---|
| Klinik Pratama UIN RIL Penyuluhan Cegah Sejumlah Penyakit ke Mahasantri |
|
|---|
| Biro AUPKK UIN Raden Intan Lampung Bekali Tendik Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Rusia-uin-ril-kerjasama12.jpg)