Berita Terkini Nasional
Gadis Lulusan SMK Tewas seusai Diam-diam ke Kamboja, Pemulangan Jenazah Terkendala
Ternyata kepergian gadis tersebut dari Medan, Sumatera Utara tanpa mendapat restu dari ibunya, Lanniari Hasibuan (53).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sumatera Utara - Seorang gadis lulusan SMK asal Medan meninggal di Kamboja.
Ternyata kepergian gadis tersebut dari Medan, Sumatera Utara tanpa mendapat restu dari ibunya, Lanniari Hasibuan (53).
Sebab gadis bernama Nazwa Aliya (19) diam-diam pergi ke Kamboja setelah tahu ibunya melarang.
Nazwa berbohong pamit kepada ibunya mau interview kerja ternyata malah nekat pergi ke Kamboja.
Padahal ibu melarang anaknya ke Kamboja karena khawatir terkait dengan keamanan saat berada di negara tersebut.
Namun larangan ibu tidak membuat tekad anaknya kendur karena Nazwa diam-diam pergi ke Kamboja.
Sang ibu baru mengetahui anaknya di luar negeri setelah Nazwa sudah berada di Bangkok, Thailand.
Kabar mengejutkan datang di awal Agustus 2025, di mana sang ibu, Lanniari menerima kabar putrinya sedang sakit dan dirawat intensif di State Hospital, Provinsi Siem Reap, Kamboja.
Pada 12 Agustus, keluarga mendapatkan kabar Nazwa meninggal dunia.
Sang ibu sempat pingsan mendengar anaknya yang meninggal sebab mulanya berpamitan untuk interview kerja.
Kini keluarga kesulitan membawa pulang jenazah Nazwa ke kampung halaman karena keterbatasan biaya.
Dikutip dari TribunJatim.com, biaya pemulangan jenazah Nazwa mencapai 8.500 Dollar Amerika atau sekitar Rp 138 juta.
Diketahui Nazwa merupakan warga Jalan Bejo, Gang Sejahtera, Dusun XVI, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Ia tewas setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kamboja.
Sejak lama, lulusan SMK Telkom 2 Medan itu memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri.
| Awal Mula Seorang Wiraswasta Tewas di Tangan Petani, 'Kenapa Sering Ganggu Istri Saya' |
|
|---|
| Viral Pernikahan Gadis 18 Tahun dengan Pria Lebih Tua 53 Tahun, Mahar Uang Rp 100Juta |
|
|---|
| Nina Saleha Bantah Berdamai, Tunjuk Pengacara atas Kasus Bayi Tertukar di RSHS |
|
|---|
| 137 ASN Bandung Dikenakan Sanksi TPP Setelah Teridentifikasi Langgar Ketentuan WFH |
|
|---|
| Pamit Kerjakan Tugas Kuliah, Pemuda di Sumsel Ditemukan Tewas di Sungai Musi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-di-mobil-ambulans.jpg)