Pemusnahan Barang Bukti di Lampung
Pemusnahan di Kejari Bandar Lampung, BB Sabu hingga Ganja Diblender
Kejari Bandar Lampung memusnahkan barang bukti dari tindak pidana kejahatan yang disita oleh kejaksaan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kejari Bandar Lampung memusnahkan beberapa barang bukti dari tindak pidana kejahatan yang disita oleh kejaksaan.
Kajari Bandar Lampung Baharuddin mengatakan, pihaknya memusnahkan 116,1292 gram sabu, 277,7077 gram ganja, ekstasi 1,707 gram, dan alpazoram 1 butir.
Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara diblender.
"Berbagai macam obat-obatan yakni diantaranya 6.100 sachet pil kecetit merek super ampuh, 400 kapsul chiloherniramine, 3.300 kapsul suplemen kesehatan kesehatan betamin vitamin b1," kata Kajari Bandar Lampung, Baharuddin saat diwawancarai usai pemusnahan barang bukti di Bandar Lampung, Rabu (27/8/2025).
Ia mengatakan, ada 1.100 kapsul obat flacoid -0, 5, ada juga 10.400 butir kapsul obat merek seahorse ghensen, 690 sachet jamu asli syifa izza cikungungya.
Ada 1.400 kapsul obat amoxicilin trihydrate, 1.000 kapsul wirospiroxiam 20 mg, 800 sachet obat sakit gigi obsagi, 600 kapsul buah naga asam urat.
Ada 280 kapsul pegal linu tawon klenceng dan jenis obat lainnya.
Ada juga 3 pucuk senjata api (senpi) rakitan beserta 16 butir amunisi, 1 buah korek api berbentuk replika senpi.
Kemudian 15 senjata tajam (sajam), barang bukti elektronik 52 handphone, timbangan digital, pakaian serta tas yang disita.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Dandim Sebut Pemusnahan BB oleh Kejari Jadi Simbol Kemenangan Hukum |
|
|---|
| Akademisi Hukum Unila Dukung Kejari Musnahkan Barang Bukti Inkrah |
|
|---|
| Wali Kota Eva Dwiana Minta Orang Tua Perhatikan Anak Agar Tidak Terlibat Tindak Kriminal |
|
|---|
| Kejari Bandar Lampung Musnahkan Barang Bukti dari 203 Perkara |
|
|---|
| Breaking News Kejari Bandar Lampung Musnahkan BB Narkotika hingga Senpi Rakitan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kajari-dan-Wali-Kota-blender-barang-bukti-narkotika.jpg)