Advertorial
Dari Petani Biasa hingga Anggota DPRD Daftar Jadi Mitra Tebu SGC
Tawaran Kemitraan Tebu Mandiri Sugar Group Companies (SGC) disambut terbuka oleh petani hingga anggota DPRD.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, Tulangbawang - Para petani di Tulangbawang antusias menyambut Program Kemitraan Tebu Mandiri yang ditawarkan Sugar Group Companies (SGC).
Pada sosialisasi program Kemitraan Tebu Mandiri di Kecamatan Gedungmeneng dan Dente Teladas selama dua hari berturut-turut, para petani yang kecewa karena perekonomiannya turun akibat anjloknya harga singkong, beramai-ramai mendaftar menjadi mitra.
Bahkan ada beberapa petani yang sudah mendaftar di saat acara sosialisasi masih berlangsung.
Nursid Sutrimo warga Dente Makmur, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang yang hadir pada sosialisasi di Kantor Balai Kampung Dente Makmur, Selasa (30/9/2025) langsung mendaftar sebagai mitra dengan luas lahan 4 hektare.
”Saya mau daftar karena saya yakin nasib saya lebih baik dibanding sekarang ini. Bayangkan, dari menanam singkong di lahan seluas satu hektare, saya hanya menerima 4 juta rupiah di saat panen," tuturnya.
"Ini minus karena banyak biaya yang harus saya keluarkan untuk tanam singkong,” sambung Nursid di sela-sela Sosialisasi Program Kemitraan Tebu Mandiri di Kantor Balai Kampung Dente Makmur.
Sosialisasi ini merupakan titik ke-8 Kemitraan Tebu Mandiri yang ditawarkan SGC.
Haji Istamar, warga Kampung Dente Makmur juga mengaku antusias menghadiri sosialisasi.
Dia datang lebih awal. Haji Istamar menyiapkan 50 hektare lahannya untuk ditanami tebu, bermitra dengan SGC.
Lahan tersebut sebelumnya ditanami singkong dan sebagian dibiarkan.
Saat acara dimulai, Haji Istamar tampak serius memperhatikan paparan sosialisasi yang disampaikan perwakilan SGC, Ir Sulis Prapto.
Di saat Sulis Prapto menjelaskan hitung-hitungan harga tebu yang dibayar pihak SGC ke petani, dia mengeluarkan handphonenya dan memotret.
Tak lama kemudian ia ke luar ruangan sambil tersenyum dan tidak kembali ke Balai Kampung, tempat sosialisasi diadakan.
Saat acara sosialisasi usai, ada anak muda yang siap bermitra dengan luas lahan 50 hektar.
Pria tersebut bernama Rizky yang merupakan putra dari Haji Istamar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sgc-sambut-jadi-mitra12.jpg)