Beras Organik Tuba Barat Diminati Warga Jakarta Dan Batam

Kabupaten Tulangbawang Barat lambat laun dapat didaulat sebagai central pengembangan produksi beras organik.

Editor: soni

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Kabupaten Tulangbawang Barat lambat laun dapat didaulat sebagai salah satu daerah di Lampung yang menjadi central pengembangan produksi beras organik. Ini menyusul banyaknya masyarakat yang mulai menggemari produksi beras organik asal daerah hasil pemekaran Kabupaten Tulangbawang itu.

Adalah Edi (35), warga Mulya Asri Tulangbawang Barat, sang inisiator pengembangan beras organik diwilayah itu.

Melalui sentuhan tangannya, Edi bersama kelompok usahanya kini terus mengembangkan berbagai produk beras organik.

Tidak hanya beras putih,ia dan kelompoknya juga mengembangkan beras merah organik.

Bahkan Edi mengaku bahwa pemasaran hasil produksi beras organik kelompok usahanya kini mulai merambah Jakarta dan Batam.

Edi menuturkan,saat ini ia dan kelompoknya sudah berhasil memasarkan rata-rata 500 kilogram beras organik setiap bulannya.

Edi memasarkan beras organik kekalangan menengah ke atas,setiap kilo beras organik berlabel Tani Maju ia jual Rp.12.000 dan Rp.16.000 untuk beras merah.

"Pasar konsumen kami kini tidak hanya di Lampung,tapi juga sampai ke Jakarta dan Batam," terang Edi, Sabtu (24/08/2013).

Bagi Edi, banyaknya masyarakat yang mulai menggemari mengkonsumsi beras organik hasil produksi kelompok usahanya bukanlah hal utama.

Namun, menurut Edi, hal yang lebih menggembirakan buat dia dan kelompok usahanya adalah ketika semakin banyak petani yang semakin menyadari pentingnya bertani secara organik

Pertanian organik yang dikembangkan Edi dan kelompoknya mengutamakan proses dari mulai penanaman dan pupuk yang semua dilakukan secara alami. (endra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved