Berita Terkini Nasional

Ayah di Cianjur Nangis Dapati Anaknya di Kantung Jenazah, 'Itu Anak Saya, Baju Merah'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah warga di Kp Kandangsapi, Sirnagalih, Cilaku, Cianjur rusak akibat gempa berkekuatan M 5,6 yang terjadi Senin (21/11/2022). Tangis pilu ayah di Cianjur dapati anaknya di kantong jenazah setelah ditemukan tim evakuasi gabungan.

Kendati demikian, Suharyanto menyampaikan tak menutup kemungkinan jumlah korban hilang tersebut, sebagian ada dalam data 146 korban meninggal dunia yang belum teridentifikasi.

"Bisa saja yang masih hilang pencarian itu sebagian ada dalam data 268 yang belum teridentifikasi, karena yang sudah teridentifikasi itu kan 122 jenazah," tuturnya.

Selain itu, BNPB juga mencatat korban luka-luka sebanyak 1.083 orang.

Adapun kerugian materil dari gempa 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur, mengakibatkan 6.570 unit rumah rusak berat, 2.071 unit rusak sedang, dan 12.641 unit rusak ringan. Kondisi tersebut membuat 58.362 orang mengungsi.

Daerah terdampak meliputi 12 kecamatan, yakni Kecamatan Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalongkulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.

"Dari 12 kecamatan ini, masing-masing kecamatan sudah berdiri tempat pengungsian."

"Bahkan mungkin jumlahnya bertambah karena tempat pengungsian 12 ini adalah tempat pengungsian yang diharapkan terpusat bagi kecamatan terkait."

"Tapi ada juga warga yang mendirikan tenda seadanya di dekat rumahnya masing-masing," tutupnya.

Kegempaan makin melemah

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tidak cemas terhadap gempa susulan yang terjadi.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut, kondisi kegempaan saat ini semakin melemah.

Tercatat pada data yang termonitor pukul 17.00, gempa susulannya sudah terjadi 145 kali.

"Namun tidak perlu dicemaskan, karena gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, yang bisa mencatat adalah alat," ujar Dwikorita dalam konferensi pers, Selasa (22/11/2022).

Ia menjelaskan, beberapa yang dirasakan paling besar gempa susulan adalah magnitudo 4,2 dan yang paling kecil 1,2.

Dirinya pun memprediksi gempa susulan akan berhenti terjadi dalam empat hari kedepan.

Halaman
1234

Berita Terkini