Dia pun mengaku telah banyak menorehkan prestasi di Unila selama menjabat dalam waktu 32 bulan.
"Majelis hakim yang mulia, di akhir pledoi ini, saya mohon maaf atas kekhilafan saya sebagai rektor karena tidak mengerti hukum saya tidak melaporkan pengumpulan infaq untuk kepentingan umat tersebut kepada aparat penegak hukum. Saya amat menyesal," ucap Karomani
"Majelis hakim yang mulia. Kemana lagi saya mohon keadilan? Majelis hakim yang mulia inilah sebagai wakil Tuhan dan sandaran saya untuk mendapatkan keadilan di dunia. Semoga Majelis Hakim Yang Mulia bisa meringankan hukuman saya," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )