Bisnis
PTPN I Turut Antar Dedi Ramdani menjadi Peracik Kopi Dunia
Pria yang telah menjadi mitra PTPN I sejak 2002 itu fokus kepada pemuliaan kopi pascapanen.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta- Dedi Ramdani, peracik kopi spesial mitra binaan PTPN I Regional 2 meraih silver winner pada ajang Dry Arabica Champions Session 5 di Jakarta, akhir Januari 2026.
Dari kompetisi adu piawai mengolah kopi arabica tingkat nasional ini, Dedi berhak mengikuti kejuaraan tingkat dunia yang akan berlangsung di Manila, Filipina pada Maret 2026 mendatang.
Pria yang telah menjadi mitra PTPN I sejak 2002 itu fokus kepada pemuliaan kopi pascapanen.
Namun demikian, untuk mendapatkan rasa, aroma, dan manfaat kopi terbaik, dia memilih kopi dari kebun sekitar tempat tinggalnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
“Alhamdulillah, atas dukungan penuh dari PTPN (PTPN I Regional 2), saya bisa sampai di sini. Saya sudah menjadi mitra binaan PTPN sejak 20 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2022," kata Dedi.
"Saya dibina, dipinjami modal usaha, dan mendapat banyak kesempatan untuk pameran dan ikut berbagai even. Salah satunya even ini. Alhamdulillah saya lolos untuk maju ke level internasional Maret nanti,” kata Dedi Ramdani di Bandung.
Keberhasilan ini tidak hanya membawa pulang penghargaan nasional, tetapi juga menjadi tiket resmi bagi kopi Indonesia untuk melaju ke babak final dunia di Filipina pada Maret 2026.
Dedi Ramdani yang menggunakan teknik natural anaerob dalam meramu kopi akan bersaing dengan para peracik kopi kelas dunia.
Prestasi membanggakan ini diraih melalui persaingan ketat sejak November 2025.
Ia mampu berada dalam tiga besar dalam kompetisi yang diikuti 70 pengolah kopi terbaik dari seluruh penjuru Nusantara.
Kopi olahan Dedi berhasil memikat para juri dan mencatatkan skor impresif 83.64, sebuah standar tinggi dalam kategori specialty coffee.
Prestasi ini mengundang respons positif dari Manajemen PTPN I.
Tidak berlebihan, sebab PTPN I sebagai entitas dari Holding Perkebunan Nusantara memiliki misi memperkuat Program Asta Cita Presiden Prabowo dalam upaya hilirisasi nasional.
Nilai tambah dari setiap produk industri PTPN I ditekankan untuk diolah lanjutan menjadi produk yang bisa langsung dipakai konsumen akhir.
Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyampaikan, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen korporasi dalam menjalankan visi besar pemerintah dalam program hilirisasi.
| Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan dan MengEMASkan Indonesia |
|
|---|
| Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global |
|
|---|
| Dua PLTBg Jadi Andalan PalmCo Tekan Biaya Energi di Tengah Gejolak Global |
|
|---|
| PTPN IV Regional VII Perkuat Tata Kelola Lewat Pelatihan Control Self Assessment |
|
|---|
| Tunda Panen Demi Mutu, Bisnis Kopi PTPN IV Tetap Raup Laba pada Awal 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kopi-racikan-PTPN-dok.jpg)