Berita Terkini Nasional

Hasil Tes Kejiwaan George Sugama Halim Diungkap Polisi

Hasil tes kejiwaan George Sugama Halim (35) yang dilakukan Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah disampaikan kepada Polres Metro Jakarta Timur.

Editor: taryono
Kolase Tribunnews.com/Tangkap layar akun X @ahriesonta
Hasil tes kejiwaan George Sugama Halim (35) yang dilakukan Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah disampaikan kepada Polres Metro Jakarta Timur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Hasil tes kejiwaan George Sugama Halim (35) yang dilakukan Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah disampaikan kepada Polres Metro Jakarta Timur.

Hasilnya,  anak bos toko roti di Cakung, Jakarta Timur, itu mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kasus penganiayaan pegawainya yang berjenis kelamin perempuan.. 

 "Sudah ada hasil (pemeriksaan kejiwaan)," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi oleh Kompas.com pada Rabu (8/1/2025). 

Nicolas menegaskan, George dapat diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

"Pada intinya adalah tersangka dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum yang berlaku," ucap Nicolas. 

Adapun pihak keluarga sebelumnya meyakini bahwa George Sugama Halim memiliki masalah kejiwaan. 

Masalah itu diyakini jadi hal yang memicu George menganiaya pegawai toko. George dijerat dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan.

Ia terancam hukuman penjara paling lama lima tahun. 

Sebelumnya, George Sugama Halim telah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 

 "Pemeriksaan (kejiwaan George) sudah selesai dilaksanakan oleh tim," ujar Kombes Hery Wijatmoko, Kepala Bidang Yandokpol Rumah Sakit Polri Kramat Jati, saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (7/1/2025).

Setelah pemeriksaan selesai, RS Polri Kramat Jati menyusun hasil Visum et Repertum Psikiatrikum dan menyerahkannya kepada penyidik Polres Metro Jakarta Timur.

Ibunya Duga Ada Gangguan

Sebelumnya Manajemen Toko Roti Lindayes Patisserie and Coffee mengungkapkan, George mengalami keterbelakangan dalam Intelligence Quotient (IQ) dan Emotional Quotient (EQ). 

Hal ini diungkap dalam keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram resmi toko roti tersebut, @lindayespatisserieandcoffee, Senin. 

"Beliau merupakan anak pemilik namun memiliki keterbelakangan kecerdasan IQ dan EQ yang sudah pernah di tes," demikian bunyi keterangan tersebut. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved