Banjir di Pesisir Barat
Kendala Alkon Hambat Penanganan Banjir di Pesisir Barat Lampung
Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Pesisir Barat pada Senin (8/9/2025) sore hingga malam.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Pesisir Barat pada Senin (8/9/2025) sore hingga malam.
Akibatnya, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah, serta pohon tumbang yang menutup akses jalan.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Provinsi Lampung, banjir merendam kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, termasuk basement kantor bupati. Sejumlah kendaraan pegawai yang terparkir di area tersebut turut terendam.
Selain itu, banjir juga melanda beberapa titik di Kelurahan Pasar Krui, seperti Pasar Mulya Barat, Pasar Ulu 2, dan Lebak. Di lokasi tersebut, puluhan rumah warga terdampak genangan.
Di Kecamatan Krui Selatan, banjir merendam sedikitnya 38 rumah di Pekon Mandiri Sejati.
Sedangkan di Kecamatan Karya Penggawa, genangan juga terjadi di Pekon Laay dan membuat lalu lintas terganggu.
Untuk wilayah Kecamatan Way Krui, longsor terjadi di Pekon Labuhan Mandi yang menutup jalan serta menimpa satu rumah warga.
Sementara di Kecamatan Lemong, pohon tumbang di Pekon Rata Agung sempat menghambat arus kendaraan di jalur Krui–Bengkulu.
Meski demikian, hingga Selasa (9/9/2025) pagi, sebagian besar banjir telah surut.
Akses jalan yang sempat tertutup longsor maupun pohon tumbang juga berhasil dibersihkan.
Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi lapangan dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat.
“Tim satgas sudah bergerak ke titik-titik terdampak. Banjir di sebagian besar lokasi sudah surut, tetapi genangan masih ada di area basement kantor bupati. Kendala yang dihadapi saat ini adalah terbatasnya alkon atau mesin penyedot air untuk menguras genangan,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini adalah tambahan alkon untuk mempercepat proses pembersihan air di area perkantoran.
“BPBD bersama TNI, Polri, dan Damkar terus berupaya membantu warga, termasuk pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, dan pendataan kerusakan rumah warga,” pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )
| Pesisir Tengah Terparah, 6 Kecamatan Terdampak Banjir di Pesisir Barat |
|
|---|
| Tangani Banjir di Pesisir Barat, Yanuar Irawan Minta Solusi Permanen |
|
|---|
| Fakta Menarik Seputar Kantor Bupati Pesisir Barat Diterjang Banjir |
|
|---|
| DPRD Lampung Prihatin Banjir di Pesisir Barat, Dorong Pemkab Cari Solusi Permanen |
|
|---|
| Pemprov Lampung Imbau Masyarakat Tak Menebang Pohon di Wilayah Rawan Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kondisi-banjir-di-Pesbar.jpg)