Berita Lampung

Kuliah Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Polinela Belajar Pemrograman hingga Kecerdasan Buatan

Ia mengatakan sejak tahun pertama perkuliahan mahasiswa sudah dibekali mata kuliah dasar yang menjadi fondasi penguasaan teknologi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
FOTO BERSAMA - Dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) saat foto bersama pada Selasa (9/12/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Khusnatul Amaliah selaku Koordinator Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak ( TRPL) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengatakan bahwa saat pertama kali mahasiswa masuk jurusan tersebut akan dibekali beberapa mata kuliah dasar.

Ia mengatakan sejak tahun pertama perkuliahan mahasiswa sudah dibekali mata kuliah dasar yang menjadi fondasi penguasaan teknologi.

“Di tahun pertama, mahasiswa dibekali dengan mata kuliah dasar, algoritma pemrograman, logika informatika. Serta mata kuliah analisis dan perancangan perangkat lunak,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Memasuki tahun kedua, mahasiswa mulai memasuki dunia pemrograman secara lebih mendalam. Mereka belajar pemrograman dasar, pemrograman website, hingga pemrograman mobile. 

Pada tahap ini, mahasiswa mulai mengimplementasikan hasil analisis dan perancangan yang telah dipelajari sebelumnya. “Tahun ketiga menjadi fase penguatan atau memperdalam lagi di bidang pemograman,” tuturnya. 

Mahasiswa memperdalam pemrograman mobile serta mulai mengintegrasikan kemampuan mereka ke dalam mata kuliah Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). 

Integrasi ini menjadi penting agar mahasiswa mampu mengembangkan solusi teknologi yang komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di tahun keempat, mahasiswa memasuki tahap implementasi penuh melalui program magang selama satu tahun.

Magang ini menjadi wadah penerapan pengetahuan yang telah dibangun sejak semester awal. “Produk atau projek yang mereka kembangkan sejak semester satu hingga semester akhir semuanya terintegrasi dalam skema project-based learning,” ujarnya.

Khusnatul menjelaskan bahwa ada beberapa fokus pembelajaran di Prodi TRPL, di antaranya pemrograman website, pemrograman mobile, kecerdasan buatan, dan pemrograman perangkat keras. 

Ia mengatakan di peminatan pemrograman website, mahasiswa dilatih dan belajar tentang bagaimana membuat website dari mulai analisis sampai dengan implementasi websitenya. 

Kemudian yang kedua pemrograman mobile, mahasiswa diberikan bekal untuk dapat mengimplementasikan dan merancang mobile apps dari mulai proses awal sampai dengan pengujian di akhir. 

Selanjutnya di fokus kecerdasan buatan, mahasiswa bisa mengintegrasikan dari mata kuliah pemrograman website ataupun mata kuliah pemrograman mobile untuk menjadi sebuah program yang lebih cerdas dan juga lebih bisa diimplementasikan di masyarakat. 

Terakhir di pemrograman perangkat keras, mahasiswa dapat mengimplementasikan pemrograman mobile maupun pemrograman website diintegrasikan dengan perangkat keras yang nantinya dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan yang ada di masyarakat.

Mahasiswa dilatih merancang hingga mengimplementasikan produk digital yang tidak hanya cerdas, tetapi juga dapat diintegrasikan dengan perangkat keras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved