Berita Lampung

Penemuan Jasad Tanpa Kepala dan Kaki, Keluarga Yakini Arnando yang Hilang

Tim BPBD menemukan dua korban tewas yang hanyut di Sungai Way Halami, Pesisir Barat, Lampung dalam kondisi mengenaskan. 

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Kiki Novilia
TribunJatim.com/Febrianto Ramadani
JASAD TANPA KEPALA - Ilustrasi petugas susuri sungai. Tim BPBD menemukan dua korban tewas yang hanyut di Sungai Way Halami, Pesisir Barat, Lampung. 
Ringkasan Berita:
  • Tim BPBD menemukan dua korban tewas yang hanyut di Sungai Way Halami, Pesisir Barat, Lampung dalam kondisi mengenaskan. 
  • Korban pertama ditemukan dalam kondisi utuh, yang teridentifikasi sebagai Sukirman.
  • Sementara korban kedua tanpa kepala dan kaki, diyakini sebagai Arnando berdasarkan ciri-ciri fisik yang masih dikenali.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir Barat - Tim BPBD menemukan dua korban tewas yang hanyut di Sungai Way Halami, Pesisir Barat, Lampung dalam kondisi mengenaskan. 

Korban pertama ditemukan dalam kondisi utuh, yang teridentifikasi sebagai Sukirman. Sementara korban kedua tanpa kepala dan kaki, diyakini sebagai Arnando berdasarkan ciri-ciri fisik yang masih dikenali.

"Dari dua jasad yang ditemukan, satu dalam kondisi tidak utuh, yakni tanpa kepala dan kaki, sementara satu lainnya ditemukan dalam keadaan utuh," ungkap Robby, Selasa (3/2/2026).

Jasad korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk pemeriksaan lanjutan sesuai SOP kepolisian. Meski begitu, hasilnya tetap mengarah pada identitas korban yang sama.

"Hasil pemeriksaan di RS Bhayangkara menunjukkan adanya keterkaitan, dan pihak keluarga juga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka," jelas Robby.

Baca juga: BPBD Hentikan Pencarian, 2 Jasad di Pantai Walur Indentik Korban Hanyut Sungai Way Halami

Mengenai kondisi salah satu jenazah yang tidak utuh, BPBD menyebutkan bahwa Sungai Way Halami memang memiliki medan yang sangat ekstrem dengan pusaran air deras dan bebatuan besar.

"Di lokasi itu memang ada pusaran air. Bahkan batu dan kayu yang pernah ditaruh di sana juga hilang," tambahnya.

Kedua jenazah kini telah diserahkan ke rumah duka dan telah dimakamkan. Dengan ditemukannya jasad korban hanyut, maka BPBD Pesisir Barat resmi menghentikan operasi pencarian korban.

Keputusan ini diambil setelah dua jenazah yang ditemukan di Pantai Walur, Kecamatan Krui Selatan, dipastikan identik dengan identitas warga yang hilang terseret arus beberapa waktu lalu.

Plt Kepala BPBD Pesisir Barat Robby Arvan menyatakan, bahwa pihak keluarga telah mengakui kedua jasad tersebut sebagai anggota keluarga mereka yang hanyut di Kecamatan Lemong.

Lebih lanjut, BPBD Pesisir Barat mengimbau masyarakat melapor jika menemukan bagian tubuh atau benda lain di sekitar pantai yang mungkin berkaitan dengan kejadian tersebut.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved