Berita Lampung
Daftar 17 Penumpang Angdes yang Terjun ke Sungai dari Jembatan Gantung di Tanggamus
Daftar nama 17 penumpang angkutan desa (angdes) yang mengalami kecelakaan di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Total penumpang: 17 orang (seluruhnya perempuan)
- Tidak ada korban meninggal dunia
- Korban luka ringan telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat perawatan medis
Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Daftar nama 17 penumpang angkutan desa (angdes) yang mengalami kecelakaan di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Senin 9 Februari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, berdasarkan data Satlantas Polres Tanggamus.
Penumpang Luka Sedang
- Tumiyem (71) – Luka memar di dada dan lecet di tangan, dirawat di RS Surya Asih Pringsewu.
- Sutiyah (60) – Patah tulang bahu kanan, dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung.
- Naimatul Khusnia (13) – Patah tulang bahu kiri, lecet jari kaki kiri, nyeri pinggang, dirawat di RS Mitra Husada.
Penumpang Luka Ringan
- Mutiah (45)
- Ngatijem (53)
- Rustiana (45)
- Misnah (40)
- Watini (45)
- Intan (60)
- Ratna (37)
Yani (36) – bersama satu balita
- Yunita (30)
- Susilawati (35)
- Ani Mailani (40)
- Ernawati (43)
- Tania (3,5) – balita
- Arasya (2) – balita
Keterangan:
- Total penumpang: 17 orang (seluruhnya perempuan)
- Tidak ada korban meninggal dunia
- Korban luka ringan telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat perawatan medis
Penyebab Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut diduga disebabkan oleh kerusakan pada struktur jembatan gantung.
Menurutnya, besi penahan seling pada sisi kiri jembatan tiba-tiba patah saat kendaraan melintas. Kondisi itu membuat seling baja menjadi kendur sehingga jembatan miring ke satu sisi.
Akibatnya, kendaraan angkutan pedesaan yang melintas kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Rudi menambahkan, dugaan sementara kerusakan pada seling jembatan dipengaruhi oleh faktor usia jembatan yang sudah lama, serta beban muatan kendaraan yang tidak sesuai dengan standar kekuatan jembatan gantung.
“Saat kendaraan hampir mencapai ujung jembatan, besi penahan seling sisi kiri patah, menyebabkan jembatan miring dan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terjun ke sungai,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanggamus dan pihak terkait lainnya untuk menindaklanjuti kondisi jembatan serta melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indarjaya)
| Tepergok Mencuri di Minimarket Pringsewu, Maling Bersimbah Darah Tabrak Pintu |
|
|---|
| Tata Kelola Pemkot Makin Baik, Eva Dwiana Sabet National Governance Award 2026 |
|
|---|
| Influencer di Bandar Lampung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Lampung |
|
|---|
| Distribusi Tersendat, Harga MinyaKita di Pesawaran Lampung Melonjak |
|
|---|
| Terbagi 2 Kloter, Jemaah Haji Tanggamus Lampung Berangkat 7 Mei dan 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KECELAKAAN-Kondisi-angkutan-desa-angdes-terjun-ke-sungai.jpg)