Berita Lampung
Hendra Sulistianto Ajak Warga Pesawaran Stop Boros Pangan dari Rumah
Hendra Sulistianto terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah, tidak hanya melalui stabilisasi harga.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Kepala DKP Pesawaran, Hendra Sulistianto, dorong penguatan ketahanan pangan melalui stabilisasi harga dan perubahan pola konsumsi masyarakat.
- Kampanye Gerakan Selamatkan Pangan dengan aksi Stop Boros Pangan mengajak warga bijak merencanakan belanja dan mengolah makanan agar tidak terbuang.
- Edukasi mencakup penyimpanan bahan, cek kedaluwarsa, masak sesuai porsi, dan donasi makanan berlebih.
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pesawaran Hendra Sulistianto terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah, tidak hanya melalui stabilisasi harga, tetapi juga lewat perubahan pola konsumsi masyarakat.
Ia mengampanyekan Gerakan Selamatkan Pangan melalui aksi Stop Boros Pangan sebagai langkah membangun kesadaran warga agar lebih bijak dalam mengelola makanan.
“Melalui gerakan Stop Boros Pangan, masyarakat diajak bijak dalam merencanakan belanja pangan,” ujar Hendra kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, persoalan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga pola konsumsi.
Karena itu, DKP Pesawaran turut aktif mengedukasi masyarakat mengenai manajemen penyimpanan bahan makanan sesuai karakteristiknya, membiasakan mengecek tanggal kedaluwarsa, hingga mengolah kembali pangan yang berpotensi terbuang tanpa mengurangi kandungan gizinya.
Baca juga: Material Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Batu Keramat, Tanggamus
Ia juga mendorong masyarakat memasak dan menyajikan makanan sesuai porsi kebutuhan serta mendonasikan makanan berlebih kepada yang membutuhkan.
Bagi Hendra, perubahan kebiasaan kecil di tingkat rumah tangga akan berdampak besar terhadap ketahanan pangan daerah.
Kampanye tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Selain pada edukasi, Hendra juga memastikan stabilitas harga tetap terjaga melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini menjadi intervensi nyata pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Salah satu pelaksanaan GPM digelar di Balai Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, dan dibuka langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian pada Rabu (11/2/2026) kemarin.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran, seperti beras SPHP, gula Maniskita, tepung Bola Salju, minyak goreng Minyakita dari Bulog, serta cabai, bawang, dan sayuran.
Hendra menegaskan, GPM merupakan bentuk sinergi antara DKP Pesawaran dengan Perum BULOG Provinsi Lampung serta dinas terkait untuk memastikan distribusi dan ketersediaan pangan tetap aman.
“Ketahanan pangan harus dijaga bersama. Pemerintah hadir melalui edukasi dan intervensi pasar, agar masyarakat tetap bisa mengakses bahan pangan yang sehat dan terjangkau,” tegasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Polisi Terus Memantau Perkembangan Situasi Pasca Pembakaran Ponpes di Mesuji Lampung |
|
|---|
| Perbaikan Jalan Ambarawa–Pardasuka Dilanjutkan, Tahap Hotmix Segera Dimulai |
|
|---|
| Polres Lampung Timur Gelar Salat Gaib, Doakan Bripka Arya Supena yang Gugur Saat Bertugas |
|
|---|
| Kronologi Penipuan Modus Gadai Mobil di Pringsewu, Pelaku Kabur hingga Jambi |
|
|---|
| Seleksi Magang Jepang di Tanggamus Diikuti Peserta dari Bengkulu hingga Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/DORONG-PENGUATAN-PANGAN-Kepala-Dinas-Ketahanan.jpg)