Berita Lampung
Pasca Bocah Tertabrak Mobil di Tol, Pengelola Ingatkan Menyeberang Lewat JPO
Menurut Direktur PT BTB (Bakauheni Terbanggi Besar Toll) I Wayan Mandia, fasilitas JPO telah disediakan di sejumlah titik.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Masyarakat di daerah yang berbatasan langsung dengan jalan tol diminta menggunakan fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO).
- Hal ini disampaikan pengelola jalan tol pasca peristiwa anak yang menyeberang dengan melompati pembatas jalan meninggal tertabrak mobil.
- Pemanfaatan JPO yang sudah disediakan di beberapa titik untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Masyarakat di daerah yang berbatasan langsung dengan jalan tol diminta untuk menggunakan fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO).
Menurut Direktur PT BTB (Bakauheni Terbanggi Besar Toll) I Wayan Mandia, fasilitas JPO telah disediakan di sejumlah titik untuk mencegah insiden yang dapat membahayakan nyawa.
Hal itu disampaikan Wayan setelah insiden bocah tertabrak mobil saat nekat menyeberang tol, Senin (16/2/2026) di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung.
Kejadian itu sempat terekam closed circuit television (CCTV) yang memperlihatkan tiga anak menyeberang Jalan Tol Bakter dengan melompati pembatas jalan.
Namun satu dari tiga anak tersebut terjatuh di tengah jalan, bersamaan dengan itu datang sebuah mobil sehingga kecelakaan tidak terelakkan.
Baca juga: Uji Coba Pendaratan Dua Pesawat Tempur di Tol Lampung, KSAU: Sudah Dikoordinasikan Setahun Lalu
Naas anak yang tertabrak mobil tersebut tidak tertolong alias meninggal dunia. Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari pihak pengelola tol, PT BTB.
"Kami berharap fasilitas JPO yang telah kami sediakan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ini adalah langkah preventif untuk menghindari kejadian serupa di masa depan," ujar Wayan, Selasa (17/2/2026).
Wayan kembali mengingatkan bahwa jalan tol dirancang khusus untuk kendaraan yang melaju dalam kecepatan tinggi, dan bukan untuk pejalan kaki.
Oleh karena itu, aktivitas seperti menyeberang di jalan tol sangat berisiko tinggi bagi keselamatan.
"Kami sekali lagi mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan dan menggunakan fasilitas yang ada dengan bijak. Mari bersama-sama menjaga keselamatan di jalan tol," ucapnya.
Pengelola tol berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan tol, dan terus berupaya mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
Pengelola Turut Berduka
Direktur PT BTB I Wayan Mandia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban kecelakaan maut di jalan tol.
"Kami ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini. Peristiwa ini menjadi duka bagi kami semua, dan kami merasakan kehilangan yang besar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Wayan, Selasa (17/2/2026).
Wayan menjelaskan, pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi kecelakaan yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia.
Anak tersebut meninggal tertabrak mobil saat nekat menyeberang tol dengan melompati pembatas jalan. Atas kejadian itu, petugas tol segera menuju lokasi kejadian.
Kemudian memastikan korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans. Lalu mengantar jenazah korban dari rumah sakit ke rumah duka, hingga proses pemakaman.
"Kami langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Kami juga terus mendampingi keluarga korban, bahkan perwakilan kami hadir di rumah duka hingga malam hari," kata Wayan.
"Ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami terhadap keluarga yang sedang berduka," imbuh dia.
Wayan memastikan bahwa PT BTB secara konsisten menjalankan program sosialisasi keselamatan di sekitar ruas tol.
Setiap bulan, kegiatan sosialisasi dilakukan di desa yang berbatasan langsung dengan jalan tol. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalan tol, termasuk menyeberang.
"Kami rutin mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalan tol, seperti menyeberang atau membiarkan hewan ternak masuk. Ini demi keselamatan bersama," ujarnya.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| Tepergok Mencuri di Minimarket Pringsewu, Maling Bersimbah Darah Tabrak Pintu |
|
|---|
| Tata Kelola Pemkot Makin Baik, Eva Dwiana Sabet National Governance Award 2026 |
|
|---|
| Influencer di Bandar Lampung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Lampung |
|
|---|
| Distribusi Tersendat, Harga MinyaKita di Pesawaran Lampung Melonjak |
|
|---|
| Terbagi 2 Kloter, Jemaah Haji Tanggamus Lampung Berangkat 7 Mei dan 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Bocah-tewas-tertabrak-mobil-saat-menyeberang-di-Tol-Bakter.jpg)