Berita Lampung

BMKG Lampung Prediksi Hujan Lebat Terjadi hingga 25 Februari

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto menjelaskan, menguatnya angin dipengaruhi oleh Monsun Asia.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Heribertus Sulis
HUJAN - (Ilustrasi) BMKG Lampung memprediksi hujan lebat berpotensi melanda wilayah Lampung hingga Rabu (25/2/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hujan lebat berpotensi melanda wilayah Lampung hingga Rabu (25/2/2026) besok. 

Warga pun diimbau untuk selalu mewaspadai cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengungkap ada tiga faktor utama yang memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto menjelaskan, menguatnya angin dipengaruhi oleh Monsun Asia, pola sirkulasi siklonik, hingga fenomena downdraft dari awan hujan.

"Pertama, angin Monsun Asia atau Monsun Barat sedang menguat. Angin dingin dari daratan Asia menuju Australia ini melewati perairan Indonesia yang hangat sehingga membawa massa udara basah dalam jumlah besar," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Kedua, terdapat pola pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin di sekitar Sumatera bagian selatan. 

Kondisi ini meningkatkan gradien tekanan udara yang berdampak pada kecepatan angin di wilayah Lampung dan sekitarnya menjadi lebih kencang dari biasanya.

Faktor ketiga adalah fenomena downdraft akibat pertumbuhan awan Cumulonimbus. Tingginya kandungan uap air memicu terbentuknya awan hujan berukuran besar.

“Saat hujan lebat turun, embusan angin kencang dari awan tersebut langsung menghantam permukaan daratan,” jelas Rudi.

BMKG Lampung juga merilis prospek cuaca tiga harian yang berlaku pada 23-25 Februari 2026. 

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, Indeks ENSO di Nino 3.4 saat ini bernilai 0,77 atau dalam kategori normal, namun tetap berpengaruh terhadap pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Indonesia.

Sementara itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 2 (Indian Ocean) yang turut berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan

Kelembapan udara yang tinggi di seluruh lapisan atmosfer wilayah Lampung semakin menambah suplai uap air dan mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Secara umum, dalam tiga hari ke depan wilayah Lampung diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan/atau angin kencang terutama pada siang, sore hingga malam hari.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved