Berita Lampung

Cegah Risiko Bahaya, Pengelola Tol Bakter Larang Warga Kongko di Overpass dan Bahu Jalan

Hal ini dilakukan guna mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar jalur tol selama bulan suci.

Tribunlampung.co.id/Tol Bakter
KESELAMATAN TOL - Petugas saat melakukan sosialisasi ke masyarakat yang nobgkrong di sekitar area jalan tol ruas Bakauheni-Terbamggi Besar. 
Ringkasan Berita:
  • Pengelola tol meningkatkan sosialisasi dan patroli keamanan selama Ramadan 2026.
  • Hal ini dilakukan guna mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar jalur tol selama bulan suci.
  • Langkah ini diambil menyusul sering ditemukannya remaja yang bermain atau berkumpul di area overpass, underpass, serta bahu jalan tol menjelang berbuka puasa dan setelah tarawih.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung -  PT Bakauheni Terbanggi Besar (BTB) Toll bersama PT Hakaaston (HKA) selaku pengelola ruas Bakauheni-Terbanggi Besar meningkatkan sosialisasi dan patroli keamanan selama Ramadan 2026.

Hal ini dilakukan guna mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar jalur tol selama bulan suci.

Langkah ini diambil menyusul sering ditemukannya remaja yang bermain atau berkumpul di area overpass, underpass, serta bahu jalan tol menjelang berbuka puasa dan setelah tarawih.

Project Manager Ruas Tol Bakauheni Terbanggi Besar, Riadiano Muhammad menegaskan, pihaknya tidak mentolerir adanya aktivitas yang membahayakan keselamatan di area jalan tol.

Menurutnya, faktor keamanan dan keselamatan di area tol harus dipastikan terjaga selama Ramadan, arus mudik, hingga arus balik.

Baca juga: Truk Sumbu 3 Dilarang Masuk Tol Lampung Mulai H-7 Lebaran

"Kami ingin memastikan bahwa selama Ramadan, arus mudik dan balik, bahkan seterusnya, tidak ada aktivitas di sekitar tol yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan. Terutama di area overpass dan JPO yang kerap dijadikan tempat nongkrong," ujar Riadiano, Sabtu (28/2/2026).

Sebagai langkah preventif, pengelola tol bersama aparat kepolisian (PJR Polda Lampung), TNI AD (Korem 043/Gatam), dan aparat desa setempat aktif turun ke lapangan memberikan edukasi kepada warga.

Di sisi lain, Manager Area Tol Bakter, Andri Pandiko, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jalan tol sebagai objek vital nasional.

"Kami imbau warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan, perusakan pagar tol, atau pelemparan batu ke jalan tol," Kata Andri

Menurutnya, sinergi antara petugas dna seluruh lapisan masyarakat penting untuk menciptakan suasana aman dan kondusif, terutama.saat bulan suci Ramadan.

Pengelola tol juga berpesan kepada pengguna jalan untuk tetap mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam

"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan memantau informasi lalu lintas melalui daluran resmi HKA," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved