Berita Lampung
Alergi Dingin Ubah Nasib Marcelo Rahman, Kini Jadi Perenang dan Borong Medali
Marcelo Rahman, siswa Kelas 7G SMP AL-Kautsar Bandar Lampung yang kini dikenal sebagai perenang muda berbakat di kelompok umurnya.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Marcelo Rahman, siswa Kelas 7G SMP AL-Kautsar Bandar Lampung yang kini dikenal sebagai salah satu perenang muda berbakat di kelompok umurnya.
- Siapa sangka, Marcelo bisa menjadi perenang berkat alergi dingin yang dialaminya dan dianjurkan dokter untuk rutin berenang.
- Setelah konsistensi latihan renang sejak kelas 1 SD hingga sekarang, Celo telah mengoleksi puluhan mendali di berbagai kejuaraan.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Siang hari yang terik, seorang remaja pria lengkap dengan pakaian renangnya siap melompat di pinggir kolam renang Club House CitraLand Lampung Selasa (2/3/2026).
Dialah Marcelo Rahman, siswa Kelas 7G SMP AL-Kautsar Bandar Lampung yang kini dikenal sebagai salah satu perenang muda berbakat di kelompok umurnya.
Siapa sangka, Marcelo bisa menjadi perenang berkat alergi dingin yang dialaminya.
Awalnya, Marcelo atau yang akrab disapa Celo, dianjurkan dokter untuk rutin berenang karena daya tahan tubuhnya yang kurang baik.
Saran itu dirinya mulai mengikuti les renang hingga masuk ke dalam club renang.
Baca juga: David William, Siswa SMA Xaverius Raih Medali Perak di Ajang OSN Bidang Ekonomi
“Dulu karena alergi dingin dan daya tahan tubuh kurang, dokter menyarankan berenang. Dari situ lanjut sampai sekarang,” ucapnya, Selasa (2/3/2026)..
Setahun setelah rutin belajar renang, tepatnya saat kelas 2 SD, Celo memberanikan diri mengikuti lomba pertamanya di Padang. Tak disangka, ia langsung meraih juara tiga nomor 200 meter gaya bebas.
Sejak saat itu, dirinya mulai lebih semangat dan fokus latihan berenang. Celo menjalani latihan sembilan kali dalam seminggu.
Dalam sehari, ia bisa berlatih dua kali pagi dan sore. Menu latihannya bukan hanya teknik renang, tetapi juga latihan fisik untuk menunjang performa.
Ia juga menceritakan bahwa saat pertama kali ikut renang, gaya kupu-kupu menjadi tantangan terberat yang menurutnya paling susah.
Gerakan yang menguras tenaga dengan koordinasi tangan dan badan yang kuat sempat membuatnya kesulitan. Namun kini, justru gaya kupu-kupu menjadi senjata andalannya.
“Dulu paling susah kupu-kupu, berat angkat badan. Tapi sekarang jadi yang paling cepat,” ujarnya.
Setelah konsistensi latihan renang sejak kelas 1 SD hingga sekarang, Celo telah mengoleksi puluhan mendali di berbagai kejuaraan.
Kejuaraan terbaru yaitu pada ajang Tanggamus Championship 2025, Marcelo tampil luar biasa dengan menyabet delapan medali:
Juara 1 – 50m gaya kupu-kupu
Juara 1 – 100m gaya kupu-kupu
Juara 1 – 50m gaya dada
Juara 1 – 100m gaya dada
Juara 1 – 50m gaya bebas
Juara 1 – 100m gaya bebas
Juara 2 – 50m gaya punggung
Juara 2 – 100m gaya punggung
Tak hanya itu, ia juga dinobatkan sebagai Perenang Terbaik KU 3.
| Satgas Gabungan Gerak Cepat Tangani Genangan Air di Jalan Bypass |
|
|---|
| Destinasi Wisata Bahari Masih Jadi Daya Tarik Wisatawan Kunjungi Tanggamus |
|
|---|
| Kunjungan Wisatawan ke Tanggamus Capai 34.786 Orang Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| Warga Pringsewu Habiskan 1 Liter BBM untuk Operasional Penyiraman Debu di Jalan |
|
|---|
| Alasan Pihak Mobil Tertemper Kereta Api di Bandar Lampung Blokade Rel, Ada 3 Hal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Alergi-Dingin-Ubah-Nasib-Marcelo-Rahman.jpg)