Berita Lampung

Langkah Damkarmat Bandar Lampung Hadapi Dampak Musim Kemarau, Siapkan Bantuan Air Bersih

Sejumlah langkah yang disiapkan mulai dari penyediaan bantuan air bersih hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
ANTISIPASI DAMPAK KEMARAU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau, mulai dari penyediaan bantuan air bersih hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Ringkasan Berita:
  • Damkarmat Kota Bandar Lampung menyiapkan langkah antisipasi dampak musim kemarau.
  • Layanan bantuan air bersih disediakan bagi warga melalui koordinasi pamong setempat.
  • Peningkatan kesiapsiagaan personel dan armada untuk menghadapi potensi karhutla.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.

Baca juga: Kebakaran Rumah Indekos 6 Bedeng di Bandar Lampung, Api Diduga Bersumber dari Atap

Sejumlah langkah yang disiapkan mulai dari penyediaan bantuan air bersih hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla).

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan pihaknya membuka layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan darurat selama musim kemarau.

Menurut Anthoni, masyarakat dapat menghubungi layanan Damkar melalui nomor telepon 0721-252741 maupun WhatsApp 0811-729-444 untuk melaporkan kebutuhan bantuan air bersih maupun kejadian kebakaran, baik kebakaran lahan maupun bangunan.

"Nomor layanan masyarakat tersebut dapat digunakan untuk permohonan bantuan air bersih maupun laporan kebakaran," kata Anthoni, Senin (8/6/2026).

Damkarmat juga telah menyiapkan pasokan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Untuk mekanisme pengajuan bantuan, masyarakat diminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan pamong setempat.

Selanjutnya laporan diteruskan kepada Damkarmat Kota Bandar Lampung.

Pendistribusian air bersih akan dikoordinasikan di satu titik lokasi oleh lurah dan camat setempat agar penyaluran dapat berjalan lebih efektif.

Anthoni mengungkapkan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau tahun ini.

"Di antaranya Kecamatan Sukabumi, Panjang, Kedamaian, dan Sukarame," ujarnya.

Dalam upaya mengantisipasi dampak kekeringan, Damkarmat juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung.

Selain fokus pada penyediaan air bersih, Damkarmat juga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang biasanya meningkat saat musim kemarau.

Anthoni mengatakan, langkah pencegahan dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat melalui pamong setempat.

Warga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok di area yang berpotensi memicu kebakaran.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved