Berita Lampung
Dari Medan Tugas ke Rumah Sendiri, Senyum Koptu Bahrul Terima Rumah dari KSAD
Program santunan rumah non dinas subsidi ini diperuntukkan bagi prajurit yang gugur maupun yang mengalami cacat saat menjalankan tugas negara.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- • Koptu Bahrul Rokhim terima rumah subsidi non dinas di Manggo Green Village, Lampung Selatan, Rabu (4/3/2026).
- Bantuan diserahkan Pangdam XXI Radin Inten, Kristomei Sianturi, disaksikan Kasad Maruli Simanjuntak via vicon.
- Program Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat untuk prajurit gugur/cacat tugas.
- Dilengkapi perabot & elektronik; wujud kepedulian TNI AD.
Tribunlampung.co.id, Natar - Tongkat besi itu menopang tubuh Kopral Satu (Koptu) Bahrul Rokhim saat ia berdiri tegak di halaman Perumahan Manggo Green Village Blok B Nomor 37, Jalan Raya Natar, Lampung Selatan, Rabu (4/3/2026).
Seragam lorengnya rapi. Wajahnya tegang, namun senyum tipis tak bisa disembunyikan. Di sampingnya, sang istri menggenggam tangan dengan mata berbinar.
Hari itu, sebuah kunci rumah berada di tangan Bahrul. Kunci tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pangdam XXI Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi, dalam rangka penyaluran santunan berupa rumah non dinas subsidi bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Penyerahan itu juga disaksikan langsung oleh Kasad melalui Video Conference (Vicon).
Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya seremoni. Namun bagi Bahrul, rumah itu adalah kepastian.
Ia merupakan prajurit yang mengalami cacat tingkat II Golongan III C berstatus keluarga. Program santunan rumah non dinas subsidi ini diperuntukkan bagi prajurit yang gugur maupun yang mengalami cacat saat menjalankan tugas negara.
Baca juga: Rekam Jejak Mayjen Kristomei Sianturi yang Resmi Jabat Pangdam XXI/Radin Inten
Saat menerima kunci, Bahrul bersalaman dengan Pangdam. Tongkat besinya sedikit bergeser, namun genggamannya tetap kuat. Raut mukanya menyiratkan rasa syukur yang sulit diucapkan dengan kata-kata.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” kata Mayjen Kristomei.
Menurutnya, penyerahan rumah tersebut adalah bentuk penghargaan dan dukungan moril kepada prajurit yang telah berjuang dan mengabdi kepada bangsa dan negara.
Program ini, lanjut Pangdam, merupakan inisiasi dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) sebagai bagian dari komitmen memberikan jaminan kesejahteraan serta kepastian tempat tinggal yang layak bagi keluarga prajurit.
Tak hanya rumah, Bahrul dan keluarganya juga menerima bantuan tambahan berupa kanopi atau teras, meja dan kursi tamu, dua unit springbed, satu lemari, satu unit bufet, satu unit televisi, satu unit kulkas, serta hordeng jendela.
“Bantuan tambahan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan dan kelengkapan hunian,” ujar Kristomei.
Dengan bantuan itu, keluarga Bahrul dapat langsung menempati rumah dengan lebih layak dan nyaman.
“Bentuk perhatian kepada prajurit dan keluarga merupakan tanggung jawab moral dan komando,” tegas Pangdam.
Di halaman rumah sederhana itu, suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa haru. Sang istri beberapa kali menatap pintu rumah baru mereka, seakan memastikan bahwa ini bukan sekadar mimpi.
Melalui kegiatan vicon bersama Kasad tersebut, diharapkan semakin mempererat solidaritas dan kepedulian antar keluarga besar TNI AD, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus hadir memberikan solusi nyata bagi prajurit dan keluarga yang membutuhkan.
Bagi Bahrul, rumah itu lebih dari sekadar bangunan. Ia adalah tempat pulang. Tempat memulai babak baru kehidupan bersama keluarga.
Dan di tangan yang pernah mengabdi untuk negara, kini tergenggam sebuah kunci, simbol bahwa pengorbanan tak pernah benar-benar dilupakan.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Bupati Pringsewu Ungkap Bendungan Way Sekampung PSN Dorong Ketahanan Air |
|
|---|
| Kementerian PU Anggarkan Rp 5 Miliar untuk Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung |
|
|---|
| PBB-P2 Pesawaran Awal 2026 Masih Rendah, Distribusi SPPT Jadi Penentu Percepatan |
|
|---|
| Sumarsono Desak Percepatan Normalisasi Irigasi demi Pemerataan Air Petani Lampung Tengah |
|
|---|
| Kronologi Penikaman Maut di Lampung Tengah, Konflik Keluarga Berujung Tewasnya Pria 37 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bantuan-rumah-dari-KSAD-untuk-prajurit-TNI-di-Natar.jpg)