Berita Lampung

Kronologi Pria di Pringsewu Ditemukan Tewas di Teras Rumah

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora ungkap kronologi pria berinisial S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara, ditemukan dalam kondisi

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Polres Pringsewu
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP terkait meninggalnya S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara pada Selasa (17/3/2026) sore. Kronologi Pria di Pringsewu Ditemukan Tewas di Teras Rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, ungkap kronologi S (34), warga Pringsewu Utara, ditemukan meninggal di teras samping rumah, Selasa (17/3/2026) sore.
  • Jasad pertama kali ditemukan tunangannya, T (23), sekitar pukul 16.00 WIB.
  • Korban diketahui menginap di rumah T selama tiga hari terakhir sebelum ditemukan.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora ungkap kronologi pria berinisial S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara, ditemukan dalam kondisi meningggal dunia di teras samping sebuah rumah pada Selasa (17/3/2026) sore.

Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tunangannya sendiri, saksi T (23), sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi T, korban diketahui sudah menginap di rumahnya selama tiga hari terakhir. 

Sebelum kejadian, saksi sempat meninggalkan korban yang sedang tidur di kamar untuk menghadiri acara keluarga di Gadingrejo.

Pada pukul 10.00 WIB, saksi masih sempat berkomunikasi dengan korban melalui pesan WhatsApp. Namun, tak lama kemudian pesan-pesan selanjutnya tidak lagi dibalas.

Lalu, pukul 13.00 WIB, sepulang dari acara keluarga, saksi mencari korban di kamar namun hasilnya nihil. Ia sempat mencari ke tempat-tempat yang biasa didatangi korban hingga mendatangi rumah keluarga S.

Selanjutnya, pukul 16.00 WIB, setelah melakukan pencarian bersama adik korban, saksi kembali menyisir area sekitar rumah. 

Saat itulah, mereka menemukan S sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergantung di teras samping rumah.

Melihat kejadian tersebut, saksi spontan berteriak meminta pertolongan warga. Pihak kelurahan segera melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pringsewu Kota.

Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu bersama tenaga medis dari Puskesmas Rejosari langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik.

"Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra, Rabu (19/3/2026).

Petugas medis menyatakan ciri-ciri fisik korban mengarah kuat pada dugaan bunuh diri. Berdasarkan kondisi kaku mayat, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Terkait motif, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi yang tengah dialami korban.
"Ada indikasi masalah pribadi, termasuk kemungkinan terkait masalah utang piutang," tambah Ramon.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Imbauan Kamtibmas

Menutup keterangannya, AKP Ramon menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang terdekat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk saling memperhatikan dan memberikan dukungan moral kepada keluarga atau kerabat yang sedang menghadapi masalah hidup," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved