Berita Lampung

Warga Pekon Rantau Tijang Pringsewu Terseret Arus Sungai Saat Pulang Berkebun

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Rantau Tijang, yang saat itu sedang deras akibat meningkatnya debit air. 

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/BPBD Pringsewu
HILANG - Seorang warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, dilaporkan terseret arus sungai pada Minggu sore, 6 April 2026, setelah debit air meningkat. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang warga Pekon Rantau Tijang, Rizal Kurniawan (28), terseret arus sungai pada Minggu sore (6/4/2026) akibat debit air meningkat.
  • Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Sungai Rantau Tijang.
  • Korban diduga terjatuh dan terseret arus dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu Rizal Kurniawan (28), warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, dilaporkan terseret arus sungai pada Minggu sore, 6 April 2026, akibat peningkatan debit air yang cukup signifikan.

Saat kejadian, Rizal Kurniawan tengah dalam perjalanan pulang dari kebun.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Rantau Tijang, yang saat itu sedang deras akibat meningkatnya debit air. 

Diduga, korban terjatuh dan terseret arus sungai dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai tiga meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu Nang Abidin Hasan membenarkan kejadian tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat setempat setelah menerima laporan dari warga.

"Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, TNI, Polri, serta aparat pekon untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban," ujar Nang Abidin kepada Tribun Lampung pada Senin, 6 April 2026.

Hingga siang hari ini, tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, TNI, BPBD, serta dibantu oleh pamong dan warga setempat, masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Abidin menambahkan bahwa proses pencarian terkendala oleh kondisi arus sungai yang masih deras serta cuaca yang tidak menentu. Meskipun begitu, tim pencarian terus berupaya maksimal dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar.

"Kondisi saat ini, korban masih dalam pencarian. Tim terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.

"Untuk sekarang, kami masih berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian korban," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved