Berita Lampung

Ekskul Tari SD Al Azhar 2 Balam Tak Cuma Berprestasi, Juga Buat Anak Lebih Percaya Diri

Penampilan gemulai mereka ternyata melalui proses "gemblengan" fisik dan mental yang luar biasa dari pembimbing.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
EKSKUL TARI- Raisa Zahra Kirana, Dea Asyifa Kesumayuda, dan Naira Zhafira Shanum siswa kelas 6 SD Al Azhar 2 Bandar Lampung saat memamerkan piala tari kemenangannya pada Rabu (8/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Peserta ekstrakurikuler tari SD Al Azhar 2 Bandar Lampung tidak semuanya memiliki latar belakang menari sejak dini.
  • Lebih banyak yang memulai tari dari nol meskipun ada beberapa siswa sudah memiliki dasar karena sudah belajar sejak duduk di bangku TK.
  • Saat pertama kali masuk ekstrakurikuler tari, pasti mereka awalnya diolah tubuh untuk membentuk dasar fisik sebelum masuk ke gerakan.

Tribunlampung.co.id, Bandar LampungTiga siswi tampil membawakan tarian dengan properti sapu dan kemoceng yang telah dihias sedemikian rupa, Rabu (8/4/2026) di Aula SD Al Azhar 2 Bandar Lampung.

Penampilan gemulai mereka ternyata melalui proses "gemblengan" fisik dan mental yang luar biasa dari pembimbing.

Tania Mega Putri, pembina tari para siswa ternyata tidak cuma mengajari gerakan. Tetapi juga disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri.

Dikatakan Tania, peserta ekstrakurikuler tari SD Al Azhar 2 Bandar Lampung tidak semuanya memiliki latar belakang menari sejak dini.

Lebih banyak yang memulai tari dari nol meskipun ada beberapa siswa sudah memiliki dasar karena sudah belajar sejak duduk di bangku TK. 

Baca juga: Ekskul Tari SMK Palapa Bandar Lampung Tak Hanya Juara di FLS3N Provinsi Lampung

"Saat pertama kali masuk ekstrakurikuler tari, pasti mereka awalnya diolah tubuh. Ada semi-semi akrobat seperti split, roll depan, dan roll belakang untuk melatih kelenturan karena biasanya mereka masih kaku," ujar Tania Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, proses tersebut penting untuk membentuk dasar fisik sebelum masuk ke tahap gerakan tari yang lebih kompleks. Seiring waktu, anak-anak mulai menunjukkan perkembangan signifikan.

Antusiasme siswa SD Al Azhar 2 terhadap seni tari sangatlah tinggi, dengan total sekitar 50 anggota aktif.  “Saat ini ekstrakulikuller tari SD Al Azhar 2 memiliki 50 anggota dari kelas 4-6,” tuturnya.

Untuk mengikuti sebuah perlombaan, Miss Tania menerapkan sistem seleksi yang ketat guna memilih tim inti dan cadangan. Dari puluhan siswa, biasanya hanya dipilih 6 hingga 10 orang per grup untuk mewakili sekolah.

Latihan rutin biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat, mulai pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Namun, menjelang lomba lebih intens yaitu setiap hari. 

“Kalau sudah mendekati lomba, anak-anak memang digembleng lebih intens agar siap tampil maksimal,” jelasnya.

Dalam prosesnya, tantangan tentu tidak terhindarkan. Rasa lelah, keluhan sakit, hingga mood anak-anak yang naik turun menjadi hal yang sering dihadapi.

Namun, dukungan orang tua menjadi kunci penting. “Orang tua sering hadir memberi semangat, bahkan membawakan camilan saat latihan. Itu sangat membantu menjaga motivasi anak-anak,” kata Tania.

Selain kemampuan teknik, ekstrakurikuler ini juga terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa, termasuk bagi anak yang cenderung pemalu. 

“Banyak orang tua mengakui perubahan positif pada anak mereka setelah mengikuti kegiatan tari,” ungkap Tania.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved