Mudik Lebaran

Sebanyak 651.259 Pemudik Belum Kembali ke Pulau Jawa

Berdasarkan data PT ASDP, tercatat sebanyak 651.259 pemudik hingga kini belum kembali ke Pulau Jawa.

Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
BELUM KEMBALI - Antrean kendaraan roda empat di Pelabuhan Bakauheni. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), tercatat sebanyak 651.259 pemudik hingga kini belum kembali ke Pulau Jawa. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), tercatat sebanyak 651.259 pemudik hingga kini belum kembali ke Pulau Jawa.

Memasuki H+4 arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan pemudik dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni masih terus berlangsung.

Sementara itu, pada H+3 arus balik, dalam periode 24 jam sejak Selasa (pukul 08.00 WIB) hingga Rabu (pukul 08.00 WIB), jumlah pemudik yang telah menyeberang menuju Jawa mencapai 136.581 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 12.967 orang merupakan pejalan kaki, sedangkan 123.614 lainnya adalah pemudik yang menggunakan kendaraan.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba menyebutkan, bahwa sekitar 71 persen pemudik masih belum melakukan perjalanan arus balik ke Jawa.

Baca Juga 13 Tewas 36 Luka Berat Akibat Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026 di Lampung

"Dari data kemarin pukul 08.00 WIB hingga hari ini pukul 08.00 WIB tercatat 136.581 pemudik yang telah kembali. Artinya masih ada sekitar 651.259 pemudik yang belum kembali ke Jawa," ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat saat ini masih berada dalam puncak arus balik tahap pertama.

Selain itu, ASDP juga memprediksi puncak arus balik kedua akan terjadi pada akhir pekan, tepatnya pada 28–29 Maret 2026.

Dengan kondisi ini, arus kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Bakauheni diperkirakan akan tetap padat dalam beberapa hari ke depan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved