Berita Lampung

Kepala Desa asal Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Inisialnya JH (53) merupakan kepala desa Labuhan Ratu IV, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Tayang:
Padna/Tribun Jabar
TEWAS DI HOTEL - Foto penemuan jasad di hotel kawasan wisata Pangandaran, Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kepala desa Labuhan Ratu IV, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur berinisial JH (53) ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel, Jumat (3/4/2026) dini hari. 
Ringkasan Berita:

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Seorang kepala desa ( kades) asal Kabupaten Lampung Timur ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah hotel. 

Inisialnya JH (53) merupakan kepala desa Labuhan Ratu IV, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

JH ditemukan meninggal dunia di kamar hotel pada Jumat (3/4/2026) dini hari. Diduga kepala desa tersebut meninggal karena sakit serangan jantung.

Kasi Humas Polres Lampung Timur, Iptu Setiawan Haryono mengatakan bahwa kejadian itu telah ditangani jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Timur.

"Betul, yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Desa Labuhan Ratu IV. Dugaan sementara meninggal karena serangan jantung," ujar Kasi Humas, Sabtu (4/4/2026).

Baca juga: Akal Bulus Kades Bujuk Mahasiswi Korban Rudapaksa Nikah, Pelaku Keluarga Kepala Desa

Iptu Setiawan mengatakan, anggota Satreskrim Polres Lampung Timur sudah meninjau lokasi setelah menerima laporan.

Selain itu, kata dia, petugas juga sudah melaksanakan serangkaian kegiatan olah tempat perkara kejadian (TKP) dan pemeriksaan medis.

"Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan medis dari jenazah korban, tidak ada barang bukti di sekitar TKP dan pihak medis juga menyatakan tidak ada tanda kekerasan dari tubuh korban," bebernya.

Iptu Setiawan melanjutkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dari Satreskrim Polres Lampung Timur, pihaknya juga telah mengkonfirmasi jenazah kepada keluarga dan meminta keterangan.

"Pihak keluarga mengaku bahwa JH punya riwayat penyakit jantung. Hal ini yang menjadi dasar dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat terkena serangan jantung," ujarnya.

Kasi Humas menambahkan, dari serangkaian hasil pemeriksaan sementara tersebut, pihak keluarga juga telah menyatakan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah.

Jenazah korban pun langsung diserahkan ke rumah duka untuk dimakamkan. "Pihak keluarga mengikhlaskan nya dan menganggapnya sebagai musibah," tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved