Berita Lampung

Habiburokhman Ingatkan Mahasiswa Unila Tidak Terjebak Sistem Feodalisme

DPR RI mengingatkan agar mahasiswa Universitas Lampung (Unila) tidak terjebak dalam sistem feodalisme. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
STADIUM GENERAL - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman foto bersama usai mengisi stadium general pelantikan pengurus Ketua BEM Unila 2026, di GSG Unila, Senin (6/4/2026).  

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI) mengingatkan agar mahasiswa Universitas Lampung (Unila) tidak terjebak dalam sistem feodalisme. 

"Mahasiswa itu tidak terjebak boleh sistem feodalisme, jangan terpenjara dengan sistem feodalisme," kata Habiburokhman saat mengisi materi dalam stadium general dan Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa Unila periode 2026, di GSG Unila, Senin (6/4/2026). 

Panitia menggelar kegiatan tersebut bertemakan “Mahasiswa Sebagai Katalisator Perubahan Serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045”.

Habiburokhman menjelaskan, bahwa reflektif gerakan mahasiswa sejak 1966, 1974, 1978 hingga 1998 belum berhasil merubah sesuai keinginan mahasiswa

Mahasiswa harus melepaskan sekat feodalisme bersifat egaliter. 

Baca Juga Anak Ojol di Lampung Diterima Kedokteran Unila Jalur SNBP, Rinita Ingin Angkat Derajat Ortu

"Jadi ada ujian nyata hingga sebagai kepala keluarga, apakah masih bersikap kritis dan itulah tantangannya," ujar mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.

Ia mengatakan, mahasiswa harus memiliki sikap konsisten, kritis kapanpun, lakukan sesuatu untuk perbaikan. 

"Saya sebagai Ketua Komis III saya tak ada istimewakan, bagi masyarakat yang ingin mengadu terkait masalah hukum di Lampung bisa hubungi saya 0818601333," terangnya.

Alumni Fakultas Hukum Unila ini mengatakan, mahasiswa harus berseberangan dengan setiap bentuk kekuasaan formal, perbaikan bisa dilakukan dengan mengubah sifat dikotomis dan antagonis.

"Membatasi bergerak status jadi aktivis mahasiswa tapi setelah 2-3 tahun tidak idealis lagi label gerakan mahasiswa," kata Habiburokhman.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pihaknya mengapresiasi mahasiswa Unila terutama bagi yang dilantik dihadiri oleh Ketua Komisi III DPR RI

"Tamu undangan yang hadir dalam pelantikan hari ini menunjukkan bahwa adinda layak dapat penghargaan yang sangat tinggi," tukas Mirza.

Gubernur mengaku menaruh rasa kepedulian dan penghormatan kepada BEM Unila

Mahasiswa merupakan tempat bersinergi, berbicara dan tempat Pemprov Lampung mendengar apa saja yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved