Berita Lampung

Pemprov Lampung Diminta Tuntaskan Perbaikan Jalan Kasui hingga ke Muaradua

Yozi mencatat masih terdapat beberapa titik krusial yang memerlukan penanganan lebih lanjut agar konektivitas antarwilayah.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
TUNTASKAN - Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung Yozi Rizal saat meninjau aspirasi pembangunan infrastruktur, Kamis (9/4/2026). Ia mendorong Pemprov Lampung untuk menuntaskan perbaikan ruas jalan Kasui – Air Ringkih hingga ke perbatasan Sumatera Selatan. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yozi Rizal, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk menuntaskan perbaikan ruas jalan Kasui – Air Ringkih hingga ke perbatasan Sumatera Selatan. 

Perbaikan jalan ini dinilai sangat strategis karena menjadi kunci utama untuk menarik masuknya alur distribusi kopi dari wilayah Muaradua, Sumatera Selatan dan sekitarnya ke Lampung guna mendongkrak perekonomian daerah.

Yozi menilai, kondisi infrastruktur yang mulus di wilayah perbatasan tersebut akan memangkas biaya logistik dan mempercepat arus barang, sehingga Lampung bisa memetik keuntungan dari sektor perkebunan lintas provinsi.

"Di sini luar biasa potensi ekonominya. Kalau semua jalan ini bagus, alur distribusi kopi dari Muaradua dan Sumatera Selatan bisa semakin menambah perekonomian kita," ujar Yozi Rizal saat meninjau aspirasi pembangunan infrastruktur, Kamis (9/4/2026).

Yozi mengapresiasi pengerjaan perbaikan jalan ruas tersebut sudah berjalan melalui dana pinjaman.

Namun, Yozi mencatat masih terdapat beberapa titik krusial yang memerlukan penanganan lebih lanjut agar konektivitas antarwilayah benar-benar terintegrasi secara sempurna.

Ia berharap pengerjaan ini tidak terputus dan tetap berlanjut pada tahun anggaran mendatang di titik-titik yang belum tersentuh.

"Harapannya selepas dana pinjaman ini, tahun depan tetap ada perbaikan jalan di Kasui, Simpang Empat, Rebang Tangkas perbatasan Sumsel. Selain ini masih ada ruas jalan yang lain," jelasnya.

Selain jalan provinsi, Yozi juga menyoroti akses pendukung lainnya seperti ruas Simpang Neki-Banjit dan wilayah Kasui yang masuk dalam kewenangan Pemkab Way Kanan. 

Ia mendorong pemerintah kabupaten agar lebih proaktif menjemput bola dengan mengajukan bantuan anggaran ke pemerintah pusat.

"Kita berharap pemkab bisa mengajukan ke pusat sehingga bisa ditangani lewat Inpres Jalan Daerah (IJD)," tambah politisi Partai Demokrat tersebut.

Lebih labjut, Yozi mengingatkan masyarakat bahwa keberlanjutan pembangunan infrastruktur di masa depan sangat bergantung pada kemandirian fiskal daerah. 

Ia mengajak masyarakat untuk lebih sadar dalam menunaikan kewajiban pajak sebagai modal utama pembangunan jalan di tahun-tahun berikutnya.

"Tahun ini jalan yang sekarang ini masih mengandalkan pinjaman. Ke depan kita harus mengandalkan pajak dari rakyat, kita butuh kesadaran dari rakyat," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved