Berita Lampung
Kondisi Membaik, Korban Petir di Gedong Tataan Jalani Terapi Pelepasan Oksigen
Pratikno (55), kini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani terapi pelepasan oksigen di RSUD Pesawaran.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Pratikno (55), korban sambaran petir di Gedong Tataan, mulai sadar dan jalani terapi pelepasan oksigen di RSUD Pesawaran.
- Sempat kritis saat masuk IGD, kini kondisi berangsur membaik.
- Ditangani tiga dokter spesialis.
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Korban sambaran petir, Pratikno (55), kini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani terapi pelepasan oksigen di RSUD Pesawaran.
Pada Selasa (14/4/2026), pasien dilaporkan sudah sadar setelah sebelumnya mengalami penurunan kesadaran saat pertama kali tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Alhamdulillah kondisi pasien sudah sadarkan diri dan sudah mulai menjalani terapi untuk pelepasan oksigen. Sebelumnya memang sempat menggunakan bantuan oksigen,” ujar Riski Ilhamsyah, Humas sekaligus Kepala Seksi Pengendali Instalansi RSUD Pesawaran.
Selama menjalani perawatan intensif, Pratikno telah ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni penyakit dalam, bedah, dan saraf.
Penanganan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasien stabil pasca insiden sambaran petir yang terjadi di area persawahan.
Meski demikian, pihak rumah sakit menilai pasien masih membutuhkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.
Saat ini, proses rujukan tengah dilakukan ke sejumlah rumah sakit yang memiliki dokter spesialis jantung.
Beberapa fasilitas kesehatan yang dituju antara lain RS Advent, RS Abdul Moeloek, dan satu rumah sakit lainnya.
“Untuk saat ini kami sedang dalam proses rujukan, karena pasien perlu dikonsultasikan juga ke dokter jantung. Rujukan sudah kami kirim ke beberapa rumah sakit,” jelas Riski.
Riski menambahkan, pihak rumah sakit belum dapat memaparkan secara rinci kronologi sejak pasien masuk hingga menjalani perawatan.
Hal tersebut karena data masih dalam tahap penyusunan oleh tim pelayanan.
“Untuk kronologi lengkap sedang kami susun. Nanti akan kami sampaikan secara resmi,” tambahnya.
Sebelumnya, Pratikno menjadi korban sambaran petir bersama satu warga lainnya di area persawahan Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Senin (13/4/2026) sore.
Dalam kejadian tersebut, satu korban atas nama Wiwik Widayati (52) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menanggapi peristiwa tersebut, BPBD Kabupaten Pesawaran mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
| Prakiraan Cuaca Lampung Rabu 15 April 2026, Berpotensi Hujan pada Siang dan Malam Hari |
|
|---|
| Camat Kalirejo Desak Bantuan Darurat Seusai Puting Beliung, Kerugian Usaha Warga Tembus Rp 350 Juta |
|
|---|
| Emosi Dipicu Salah Paham, Pria di Lampung Tengah Bacok Kakak Ipar |
|
|---|
| Kabel Listrik Putus Melintang di Jalan Raya, Lalin Bandar Lampung-Pringsewu Tersendat |
|
|---|
| Antisipasi Narkoba, Petugas Lapas Kalianda Lampung Tes Urine Warga Binaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kondisi-korban-tersambar-petir-di-Pesawaran-AA.jpg)