Berita Lampung
4 Kabupaten di Lampung Diintegrasikan Olah Singkong Jadi Mocaf
Salah satunya, Pemprov Lampung menargetkan program Desaku Maju menjadi motor penggerak hilirisasi komoditas.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Provinsi Lampung menegaskan komitmen dalam melakukan transformasi pertanian dari sekadar menjadi penggerak hilirisasi industri.
Salah satunya, Pemprov Lampung menargetkan program Desaku Maju menjadi motor penggerak hilirisasi komoditas.
Salah satu produk hilirisasi yang ditargetkan adalah menjadikan produksi tepung mocaf (modified cassava flour) sebagai turunan dari singkong selain tapioka.
Hal ini diungkapkan Sekprov Lampung Marindo Kurniawan dalam acara Diseminasi Perekonomian Lampung Semester Pertama 2026 di Hotel Mariott, Pesawaran, Selasa (28/4/2026).
Menurut Marindo, pergeseran dari sektor primer ke industri pengolahan adalah harga mati untuk memastikan nilai tambah ekonomi tetap berputar di tingkat desa.
Marindo menyoroti bahwa ketergantungan pada sektor pertanian tradisional harus segera diakhiri.
Ia memaparkan, saat ini sudah ada empat kabupaten yang mulai diintegrasikan untuk mengolah singkong menjadi tepung mocaf, yakni Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Utara, dan Way Kanan.
"Di Pringsewu itu ada tambahan inovasi sampai ke mocaf. Dia hilirisasi dari singkong, singkongnya diolah selain tapioka menjadi tepung mocaf. Nah, ini bentuk-bentuk kolaborasi kabupaten/kota mengambil model yang telah dibangun, sehingga nilai tambah itu ada di desa," ujar Marindo.
Dalam paparannya, Marindo menyebut strategi yang menyentuh akar rumput ini terbukti membuahkan hasil pada indikator makro ekonomi.
Marindo mengungkapkan, ekonomi Lampung tumbuh di angka 5,28 persen, yang menempatkan Lampung di jajaran tiga besar pertumbuhan tertinggi di Sumatera.
Selain itu, Marindo menyebut Lampung berhasil menekan angka kemiskinan hingga satu digit, yang sebelumnya, 10,66 persen menjadi 9,6 persen.
"Penurunan satu digit atau mencapai 100.000 orang ini cukup signifikan. Ini bukti bahwa program penanganan intervensi yang benar-benar (by name by address) ini sangat efektif," kata dia.
Selain itu, tingkat inflasi Lampung tetap terjaga stabil di kisaran 1,9 persen, jauh di bawah rata-rata nasional, sementara angka pengangguran berada di posisi 4,14 persen—lebih rendah dibandingkan rata-rata Sumatera.
Guna menopang hilirisasi tersebut, Pemprov Lampung menginisiasi ekosistem melalui program Desaku Maju.
Marindo menjelaskan, program ini ditujukan untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang terintegrasi dari hulu hingga hilir guna menyinergikan sekaligus mengkapitalisasi program pemerintah pusat menjadi nilai tambah yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah.
| Wali Kota Ungkap Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Banyak Bangunan Tutupi Sungai |
|
|---|
| Ruangcasis.id Jadi Solusi Persiapan Masuk Polri dan Sekolah Kedinasan |
|
|---|
| Akademisi Itera Ungkap Penyebab Banjir di Bandar Lampung |
|
|---|
| BI Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian, Jangan Cuma Jadi Penonton Uang Mengalir |
|
|---|
| Eva Dwiana Dorong Kolaborasi Total Atasi Banjir Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sekprov-Lampung-Marindo-Kurniawan-Diseminasi.jpg)