Berita Lampung

Tim Basket SMAN 10 Bandar Lampung Borong Juara 1 Ajang DBL 2026

Para siswa saling bekerja sama dalam tim, memperlihatkan teknik dribel yang lincah, operan yang akurat, serta tembakan yang terarah ke ring

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
BASKET - Tim basket putra dan putri SMAN 10 saat memamerkan mendali dan piala kemenangannya di Lapangan SMAN 10 Bandar Lampung Rabu (29/4/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Tim basket putra dan putri SMAN 10 Bandar Lampung menorehkan prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025 hingga 2026.
  • Termasuk menjuarai ajang bergengsi DBL Honda With Kopi Good Day 2026 tingkat provinsi Lampung.
  • Mereka mampu menjuarai ajang bergengsi DBL Honda With Kopi Good Day 2026 karena kekompakan tim.

Tribunlampung.co.id Bandar Lampung Sekelompok siswa tampak bermain basket dengan penuh semangat dan fokus tinggi agar bisa memasukkan bola ke ring basket.

Para siswa saling bekerja sama dalam tim, memperlihatkan teknik dribel yang lincah, operan yang akurat, serta tembakan yang terarah ke ring di lapangan SMAN 10 Bandar Lampung Rabu (29/4/2026). 

Mereka adalah tim basket putra dan putri SMAN 10 Bandar Lampung. Baik tim putra maupun putri berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Termasuk menjuarai ajang bergengsi DBL Honda With Kopi Good Day 2026 tingkat provinsi Lampung.

Salah satu pemain tim putra, Arif Bilaf Rizaldi (18) siswa kelas 12 mengatakan bahwa timnya mampu menjuarai ajang bergengsi DBL Honda With Kopi Good Day 2026 karena kekompakan tim.

Baca juga: Puncak Perayaan 35 Tahun JNE di GBK Basket Hall, Bergerak Bersama

Persiapan menuju DBL dilakukan secara intensif selama tiga bulan, dengan latihan rutin yang menguras fisik dan mental. 

“Kami latihan selama 3 bulan, terkadang ambil dispen saat masih jam pelajaran ataupun sepulang sekolah,” ungkap Arif Rabu (29/4/2026). 

Memenangkan ajang bergengsi DBL bukan hal yang pertama kali, sebab dari tahun sebelumnya tim basket SMAN 10 juga sudah mendapatkan juara 1.

“Lebih sulit mempertahankan gelar juara daripada merebutnya,” katanya.

Arif mengatakan tantangannya dalam bermain basket hadir dari urusan akademik. Para pemain juga harus mampu menyeimbangkan antara latihan dan akademik.

“Tantangannya ada di kelelahan karena latihan yang intens dan pembagian waktu antara latihan dan belajar. Tapi kami tetap komitmen,” ungkapnya.

Selain itu, para pemain juga mengalami cidera saat menjelang pertandingan dan bahkan selama pertandingan.

“Beberapa teman saya ada yang kesleo dan cidera ringan,” jelasnya.

Meski menghadapi berbagai rintangan, termasuk cedera yang dialami beberapa pemain, tim basket tetap solid. 

Arif mengatakan itu merupakan salah satu kunci keberhasilan mereka adalah kekompakan dan komunikasi yang baik antaranggota tim.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved