Berita Lampung
Pemprov Lampung Raih Apresiasi PJPK dan Program GATI dari BKKBN
Pemprov Lampung meraih penghargaan apresiasi PJPK dari BKKBN atas keberhasilan menyusun dokumen PJPK berkualitas tahun 2025.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan apresiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dari BKKBN atas keberhasilan menyusun dokumen PJPK berkualitas tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Bandarlampung, Selasa (28/4/2026).
Apresiasi diterima langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.
Selain itu, Pemprov Lampung juga menerima apresiasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atas partisipasi aktif dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, khususnya gerakan ayah mengambil rapor sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Atasi Kasus TB, Pemprov Lampung Gandeng Dokter Paru, Pemeriksaan ke Berbagai Pintu Masuk
“Arah pembangunan ini sejalan dengan kebijakan nasional, di mana pembangunan manusia menjadi prioritas utama,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, Lampung saat ini berada pada fase penting dalam dinamika demografi dengan puncak bonus demografi diproyeksikan terjadi pada 2035.
Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun tetap harus diimbangi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat.
“Tanpa peningkatan kualitas tersebut, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban pembangunan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Marindo juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan manusia.
Pemprov Lampung, kata dia, terus mendorong integrasi program pembangunan keluarga dalam perencanaan daerah, peningkatan sinergi lintas sektor hingga tingkat desa, serta penguatan pengelolaan data keluarga berbasis monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
“Dengan sekitar 2,7 juta keluarga di Provinsi Lampung, ketersediaan data akurat menjadi kunci agar program tepat sasaran,” jelasnya.
Sejumlah capaian strategis turut menjadi dasar penghargaan tersebut.
Tingkat kemiskinan Lampung berhasil ditekan menjadi 9,66 persen pada 2025 dari 10,62 persen pada 2024, sehingga untuk pertama kalinya berada pada satu digit.
| Maling Gasak 10 Bungkus Rokok di Warung Pringsewu, Pemilik Merugi Rp800 Ribu |
|
|---|
| Chandra Mall Gelar Chandra Latte Art Competition 2026, Dukung Barista dan UMKM Kopi |
|
|---|
| Seleksi Menuju PON Beladiri Manado, 320 Atlet Bersaing di Kejuaraan Hapkido Lampung 2026 |
|
|---|
| Pemkab Pesawaran Siapkan Rp 20,5 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN |
|
|---|
| Kodam XXI Radin Inten Siap Bantu Berantas Begal dan Curanmor di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemprov-Lampung-terima-penghargaan-dari-BKKBN.jpg)