Berita Lampung

Kodam XXI Radin Inten Siap Bantu Berantas Begal dan Curanmor di Lampung

Kesiapan tersebut menyikapi maraknya aksi pencuian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayah Lampung.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Kapendam
SIAP BERANTAS BEGAL - Kodam XXI Radin Inten siap membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menyikapi maraknya begal dan curanmor di Lampung. 

Ringkasan Berita:
  • Kodam XXI/Radin Inten menyatakan kesiapannya untuk membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
  • Kesiapan tersebut menyikapi maraknya aksi pencuian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayah Lampung.
  • Keterlibatan TNI dalam upaya pencegahan dan penanggulangan gangguan kamtibmas merupakan bagian dari tugas OMSP.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kodam XXI/Radin Inten menyatakan kesiapannya untuk membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Lampung yang kondusif.

Baca juga: 2.600 Babinsa Dikerahkan Kodam XXI Radin Inten untuk Menunjang Pembangunan Daerah

Kesiapan tersebut menyikapi maraknya aksi pencuian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayah Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung

Pangdam XXI/Radin Inten Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) melalui Kapendam Letkol Inf Ranoviandy Chairul, S.Sos., M.M., M.Han. mengatakan, keterlibatan TNI dalam upaya pencegahan dan penanggulangan gangguan kamtibmas merupakan bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Tugas tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 atau revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

"Kodam XXI/Radin Inten sangat siap membantu upaya pemberantasan begal dan curanmor melalui langkah-langkah preventif dan pengamanan wilayah yang dilakukan secara terintegrasi bersama aparat terkait," ujarnya.

Sebagai Komando Utama Pembinaan, Kodam XXI/Radin Inten mengoptimalkan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk melaksanakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah binaannya.

Selain itu, TNI juga mendorong kembali penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurut Ranoviandy, jumlah personel yang disiagakan bersifat dinamis dan disesuaikan dengan tingkat kerawanan wilayah serta kebutuhan di lapangan.

Kekuatan yang dilibatkan berasal dari satuan kewilayahan mulai tingkat Kodim, Koramil hingga dukungan satuan tempur apabila diperlukan.

"Personel dari Kodim 0410/Bandar Lampung, jajaran Koramil, hingga satuan Batalyon Infanteri siap dikerahkan untuk mendukung pengamanan apabila situasi membutuhkan penebalan kekuatan," katanya.

Ia menjelaskan, upaya pengamanan tersebut sebenarnya telah berjalan secara berkelanjutan sejak berdirinya Kodam XXI/Radin Inten dan satuan Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah kabupaten/kota.

Namun, intensitas patroli dan penjagaan terus ditingkatkan seiring meningkatnya laporan masyarakat terkait aksi kriminalitas jalanan.

Dalam pelaksanaannya, TNI menerapkan sejumlah strategi pengamanan, mulai dari patroli mobile pada jam-jam rawan, khususnya malam hingga dini hari, hingga pemantauan intensif di titik-titik yang dianggap rawan terjadinya pembegalan.

Selain patroli bergerak, personel TNI juga melakukan pendekatan humanis dan preventif guna mencegah munculnya niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan.

Untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, Kodam XXI/Radin Inten juga menghadirkan aplikasi Centurion 21 yang dilengkapi fitur Lapor Pangdam.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved