Lampung Timur

Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Minta Semua Pihak Terlibat Berantas Narkoba

Bupati Ela Siti Nuryamah sambangi Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung Timur di hari jadi BNN, Kamis (30/4/2026).

Tayang:
Dokumentasi
SAMBANG KANTOR BNN - Bupati Ela Siti Nuryamah hadir di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung Timur di hari jadi BNN, Kamis (30/4/2026). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Timur - Bupati Ela Siti Nuryamah sambangi Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung Timur di hari jadi BNN, Kamis (30/4/2026).

Bertajuk Kolaborasi Harmoni yang diselenggarakan BNN itu, menjadi bukti nyata pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Maman Permana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memerangi narkotika.

Ia menyebut, kolaborasi ini melibatkan berbagai komunitas, mulai dari pegiat sejarah, komunitas kopi, hingga pegiat perempuan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama mewujudkan Lampung Timur yang bersih dari narkoba. Ini harus dimulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga memperkenalkan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika) yang menyasar generasi muda sejak usia dini.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut turut dihadirkan anak-anak taman kanak-kanak sebagai bagian dari edukasi awal tentang bahaya narkoba.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk aktif melakukan kampanye anti narkoba, khususnya dengan memanfaatkan media sosial.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Harus ada kolaborasi. Kampanye harus masif, kreatif, dan dekat dengan anak muda. Gunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai sarana edukasi,” tegasnya.

Bupati juga mendorong lahirnya gerakan jihad jempol, yakni kampanye digital yang dilakukan secara serentak oleh generasi muda untuk menyebarkan pesan anti narkoba tanpa membutuhkan biaya besar.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap faktor-faktor yang berpotensi memicu penyalahgunaan narkoba, termasuk aktivitas hiburan malam.

Pemerintah daerah, kata dia, akan meninjau ulang kebijakan terkait hal tersebut guna meminimalisir risiko.

Kegiatan Kolaborasi Harmoni ini turut melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, serta duta anti narkoba.

Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan kesadaran dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba.

Dengan mengusung semangat gotong royong dan satu frekuensi, Kolaborasi Harmoni 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju Lampung Timur yang bersih dari narkoba.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved