Berita Lampung
Dua Pencuri Motor di Lampung Sembunyi di Masjid sebelum Dijaring Warga
Pelaku pencurian motor diamankan saat sembunyi di masjid di kawasan Sukabumi Bandar Lampung.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: soni yuntavia
Terkait peristiwa cuiranmor, sejauh ini polisi tengah menyelidiki kawanan pelaku pencurian motor yang nekat melepas tembakan saat beraksi di wilayah Bandar Lampung.
Peristiwa itu terjadi di halaman parkir Toko Fantastic Tailor, Jalan Cut Nyak Dien No. 62 G, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian itu.
"Kami telah menerima informasi tersebut dan secepatnya kami ungkap kasus tersebut," kata Gigih, Minggu (5/4).
Ditambah Gigih, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, hingga mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
"Kami tengah bekerja dalam pengungkapan kasus tersebut, mohon doanya agar pelaku segera ditangkap," ujarnya.
Korban dalam peristiwa itu berinisial IES, yang saat itu sedang bekerja di dalam toko. Korban mengetahui motornya dibawa kabur setelah mendapat informasi dari rekan kerjanya.
Saat korban keluar, sepeda motor miliknya sudah dilarikan oleh pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan satu unit kendaraan roda dua.
Sempat terjadi insiden ketika kendaraan salah satu pelaku jatuh tertabrak mobil yang melintas. Warga sekitar, termasuk juru parkir dan konsumen, sempat mengamankan salah satu pelaku.
Namun situasi berubah ketika pelaku lainnya kembali ke lokasi sambil menodongkan senjata api dan melepaskan satu kali tembakan ke udara.
Akibat ancaman itu, warga terpaksa melepaskan pelaku yang sempat diamankan. Kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.
Adapun kendaraan yang digasak pelaku berupa satu unit sepeda motor Honda New Beat Street tahun 2026 warna cokelat, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 19 juta.
( Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus )
| Wali Kota Bandar Lampung Ungkap Drainase Perumahan yang Tak Memadai Jadi Pemicu Banjir |
|
|---|
| Kampus Bukan Tempat Bisnis, Itera Tak Sepakat Kelola SPPG |
|
|---|
| Gubernur Komitmen Bangun Wilayah Jauh dari Ibu Kota Lampung, Mesuji Tetap Dekat di Hati |
|
|---|
| Alasan Itera Lampung Belum Siap Kelola SPPG |
|
|---|
| Wacana Dapur MBG di Kampus, Akademisi Unila: Perlu Dirumuskan Formulanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-curanmor-nyaris-diamuk-massa.jpg)