Berita Lampung

Wagub Jihan Minta Program LKKS Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

Wagub Jihan meminta program kesejahteraan sosial yang dijalankan LKKS Lampung lebih kreatif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
RAKERDA LKKS LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LKKS Provinsi Lampung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (13/5/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta program kesejahteraan sosial yang dijalankan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung lebih kreatif, terukur, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Jihan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LKKS Provinsi Lampung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (13/5/2026).

Rakerda tersebut mengusung tema “Strategi Kreatif dan Sinergi LKKS dalam Optimalisasi Program Kesejahteraan Sosial”.

Dalam sambutannya, Jihan yang juga menjabat Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung mengatakan rapat kerja merupakan langkah strategis organisasi untuk menyusun sekaligus mengeksekusi program kerja secara terarah.

“Ini merupakan rapat kerja pertama sejak dilantik hampir satu tahun lalu. Setelah ini kita harus bergerak lebih cepat. Walaupun sebelumnya sudah ada agenda dan program yang berjalan, rapat kerja tetap penting untuk mengeksekusi program di setiap bidang,” kata dia.

Baca Juga: Wagub Lampung Serahkan Bantuan Senilai Rp 500 Juta untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan sosial yang dihadapi saat ini. Peningkatan kesejahteraan masyarakat, lanjut dia, membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap seluruh anggota LKKS mampu menghadirkan strategi yang kreatif dan adaptif agar program kesejahteraan sosial tetap berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran meski di tengah keterbatasan fiskal.

Jihan menjelaskan, saat ini terdapat 228 lembaga kesejahteraan sosial yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Jumlah ini merupakan kekuatan besar yang harus kita perkuat,” ujarnya.

Menurut dia, LKKS harus menjadi ujung tombak pelayanan sosial di daerah sekaligus memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial di Provinsi Lampung.

Karena itu, ia meminta penyusunan program kerja LKKS tahun ini lebih terarah, terukur, serta mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis, seperti penguatan ekonomi desa, hilirisasi potensi desa, hingga pelatihan vokasi.

“Dalam konteks tersebut, LKKS diharapkan mampu menghadirkan program yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat rentan, penguatan kapasitas keluarga prasejahtera, serta peningkatan kepedulian sosial,” kata dia.

Jihan juga mengajak seluruh pengurus dan anggota LKKS memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, relawan sosial, dan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti pentingnya membangun “Ideologi LKKS” di kalangan pengurus agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap organisasi.

“Ayo kita hidupkan kembali LKKS menjadi organisasi yang benar-benar berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved