Berita Lampung

Dua Kendaraan Adu Banteng di Pesawaran, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Dua kendaraan terlibat adu banteng di Jembatan Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi/Satlantas Polres Pesawaran
ARUS LALU LINTAS TERSENDAT - Arus lalu lintas sempat tersendat akibat kecelakaan libatkan dua mobil di Pesawaran, Kamis (4/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dua kendaraan terlibat adu banteng di Jembatan Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran
  • Dua kendaraan tersebut truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BE 9246 AT dan mobil Suzuki Carry BE 8307 AAC.
  • Arus lalu lintas di lokasi kenjadian pun sempat tersendat. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran Dua kendaraan terlibat adu banteng di Jembatan Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Adu Banteng Dua Motor di Karawang, Pemuda 21 Tahun Meninggal Dunia

Dua kendaraan tersebut truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BE 9246 AT dan mobil Suzuki Carry BE 8307 AAC.

Akibat benturan keras mobil Suzuki Carry terbalik di badan jalan, sementara truk Mitsubishi Fuso masuk ke parit di sisi jalan. 

Arus lalu lintas di lokasi kenjadian pun sempat tersendat. 

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Pesawaran, kerugian yang ditimbulkan berupa kerusakan material pada kedua kendaraan.

Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Suarjono Suryaningrat mengatakan, bersama personel langsung menuju lokasi. 

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih panjang.

Saat ini Satlantas Polres Pesawaran masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Dirinya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman, serta mematuhi batas kecepatan yang telah ditentukan.

Menurutnya, disiplin berlalu lintas menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan, terlebih menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2026 yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

"Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu tertib dan berhati-hati saat berkendara. Satu detik kelengahan dapat berakibat fatal bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved