Berita Lampung
Kakek-kakek di Lampung Tewas Diduga Tenggelam di Saluran Irigasi
Seorang kakek-kakek di Lampung Tengah bernama Suwardi (79), ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan tenggelam di saluran irigasi
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: soni yuntavia
Ringkasan Berita:
- Seorang kakek kakek bernama Suwardi (79), ditemukan meninggal dunia setelah diduga kuat terpeleset dan tenggelam di saluran irigasi setempat, Kamis (4/6/2026) malam.
- Jasad korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat (5/6/2026) dini hari, sekitar satu kilometer dari lokasi awal tempat korban diduga terjatuh.
- jasad langsung dibawa dan diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Warga Kampung Purwo Adi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah mendadak geger.
Seorang kakek-kakek bernama Suwardi (79), ditemukan meninggal dunia setelah diduga kuat terpeleset dan tenggelam di saluran irigasi setempat, Kamis (4/6/2026) malam.
Jasad korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat (5/6/2026) dini hari, sekitar satu kilometer dari lokasi awal tempat korban diduga terjatuh.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika korban berpamitan pergi dari rumah pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB untuk mencari rumput pakan ternak.
Namun, hingga malam hari tiba, Suwardi tak kunjung kembali ke rumah.
Pihak keluarga yang cemas kemudian berinisiatif mengajak warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Saat menyisir area sekitar saluran irigasi Trimurjo, warga dikagetkan dengan temuan sepeda motor milik korban yang masih terparkir di tepi irigasi.
Di atas motor tersebut, tampak tumpukan rumput yang sudah berhasil diarit oleh korban.
"Di sekitar lokasi penemuan motor, warga juga melihat ada jejak kaki yang mengarah langsung ke aliran irigasi. Dari situ muncul dugaan kuat kalau korban terperosok ke dalam air," ujar Kepala Kantor SAR Lampung melalui Komandan Tim (Dantim) Rescuer Febri Yanda berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Jumat (5/6/2026).
Yanda menjelaskan, pendapat laporan darurat dari masyarakat pada pukul 22.25 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung langsung merespons cepat.
Realisasinya, satu tim Rescue Kantor SAR Lampung diberangkatkan menuju lokasi hulu irigasi Trimurjo pada pukul 22.40 WIB dengan membawa peralatan lengkap, mulai dari perahu karet hingga alat komunikasi.
Yanda mengatakan, setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, Polsek Trimurjo, Babinsa, Forum Relawan Rescue Lampung (FRRL), penjaga pintu air, dan warga setempat langsung menyisir aliran irigasi yang gelap gulita.
Upaya pencarian di tengah malam buta tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Jumat (5/6/2026) dini hari.
Dia menyebut, jasad korban ditemukan sekitar pukul 00.15 WIB.
"Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat sekitar satu kilometer dari lokasi awal titik jatuh korban," kata Febri Yanda.
| Klub Tenis Meja SIM Sports Lampung Genjot Latihan, Bidik Prestasi di Kejuaraan Level ASEAN |
|
|---|
| Gaji ke-13 Cuma Rp 250 Ribu, PPPK Paruh Waktu Tanggamus Lampung Diminta Tingkatkan Kinerja |
|
|---|
| Mobil Agya Tertabrak Kereta di Tegineneng, 2 Penumpang Luka |
|
|---|
| Heboh Penangkapan Begal di Lampung Tengah, Ada Emak-emak Minta Tolong |
|
|---|
| Kawasan Industri Katibung Dilirik Investor Eropa, Akan Bangun Kilang Energi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tim-Rescue-Kantor-SAR-Lampung-mengevakuasi-seorang-kakek-yang-meninggal.jpg)