Kampus di Lampung

Kuliah Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung Mahasiswa Belajar Kembangkan Biosensor Halal

Ketua Program Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung Vandan Wiliyanti menjelaskan bahwa mahasiswa sejak awal perkuliahan dibekali fondasi keilmuan.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
STUDI KIMIA - Jajaran dosen Kimia UIN Raden Intan Lampung saat ditemui Kamis (11/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa Kimia UIN Raden Intan Lampung melakukan penelitian ekstraksi tanaman di laboratorium.
  • Program Studi Kimia mengintegrasikan sains modern dengan nilai-nilai keislaman dan fokus pada industri halal.
  • Kurikulum dirancang untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan keterampilan praktis laboratorium.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Sekelompok mahasiswa lengkap dengan pakaian laboratorium terlihat fokus menumbuk dan melakukan ekstraksi tanaman dedaunan yang ada di wilayah jurusan Kimia.

Baca juga: Kuliah Teknik Industri ITERA Mahasiswa Belajar Menciptakan Alat Inovasi Pertanian

Mereka melakukan penelitian kandungan dedaunan yang sudah dilakukan ekstraksi tersebut di Laboratorium Kimia UIN Raden Intan Lampung yang berlokasi di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung, kode pos 3513, Kamis (11/6/2026).

Ketua Program Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung Vandan Wiliyanti menjelaskan bahwa mahasiswa sejak awal perkuliahan telah dibekali fondasi keilmuan yang kuat melalui berbagai mata kuliah dasar.

“Pada tahun pertama, mahasiswa mempelajari Kimia Dasar, Matematika Dasar, Fisika Dasar, Biologi Dasar, Bahasa Inggris Akademik, Pendidikan Agama Islam, serta Praktikum Dasar Laboratorium,” ujarnya Kamis (11/6/2026).

Pembelajaran ini dirancang untuk membangun kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah secara ilmiah, dan keterampilan laboratorium yang menjadi bekal utama dalam dunia kerja maupun penelitian

Tidak hanya fokus pada teori, Program Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung juga menghadirkan berbagai mata kuliah unggulan yang mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

Beberapa mata kuliah yang menjadi ciri khas antara lain Proses Produk Halal, Manajemen Halal, Kimia Lingkungan, Kimia Analitik Lingkungan, Kimia Komputasi, Sains DNA, Kewirausahaan Berbasis Sains, hingga Praktikum dan Proyek Berbasis Riset.

Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa diajak memahami penerapan ilmu kimia dalam berbagai sektor kehidupan. 

Mulai dari analisis kehalalan produk, pengujian kualitas lingkungan, pemanfaatan teknologi komputasi, hingga pengembangan produk inovatif berbasis hasil penelitian.

“Keunikan kami terletak pada integrasi sains modern, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Mahasiswa tidak hanya menjadi ilmuwan yang kompeten, tetapi juga memiliki karakter, etika, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” jelas Vandan.

Saat ini Program Studi Kimia didukung oleh 12 dosen tetap dengan kompetensi yang mencakup berbagai bidang keilmuan, seperti kimia analitik, kimia organik, kimia anorganik, kimia fisik, dan biokimia.

Miliki 5 Bidang Keilmuan

Untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa secara optimal, Program Studi Kimia mengembangkan lima bidang keilmuan utama yang menjadi fokus pembelajaran, yaitu:

  • Kimia Analitik
  • Kimia Organik
  • Kimia Anorganik
  • Kimia Fisik
  • Biokimia

Kelima bidang tersebut terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta potensi sumber daya alam yang dimiliki Lampung dan Indonesia.

Inovasi Riset untuk Industri dan Lingkungan

Sebagai bagian dari komitmen pengembangan riset, Program Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri.

Beberapa inovasi yang tengah dikembangkan antara lain:

Biosensor halal portabel untuk deteksi cepat kehalalan produk pangan dan kesehatan yang bisa digunakan untuk pelaku UMKM dan usaha.

  • Material ramah lingkungan berbasis biomassa lokal Lampung dari limbah pertanian bernilai tambah.
  • Nanomaterial untuk energi dan lingkungan yang berpotensi digunakan pada teknologi penyimpanan energi, katalis, dan pengolahan limbah.
  • Teknologi pengolahan air dan limbah berbasis material lokal.
  • Produk kimia berbasis bahan alam Indonesia untuk bidang kesehatan, pangan, dan industri.
  • Laboratorium virtual dan media pembelajaran digital yang mendukung pembelajaran kimia yang lebih interaktif.

Berbagai inovasi tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Program Studi Kimia dalam mendukung pengembangan industri halal, ekonomi hijau (green economy), dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Prospek Kerja Luas dan Menjanjikan

Lulusan Program Studi Kimia UIN Raden Intan Lampung memiliki peluang karier yang luas di berbagai sektor. 

Profil lulusan yang dihasilkan meliputi analis kimia, tenaga penjaminan halal (Halal Assurance Personnel), praktisi industri, peneliti, technopreneur, akademisi, hingga konsultan lingkungan dan laboratorium.

Mereka dapat berkarier di laboratorium pengujian dan kalibrasi, industri pangan dan minuman, industri farmasi dan kosmetik, industri kimia dan petrokimia, lembaga sertifikasi halal, instansi pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, lembaga penelitian, hingga perusahaan rintisan berbasis teknologi dan sains.

Tidak sedikit pula alumni yang melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved