Berita Lampung

Kebakaran Rumah Buruh di Panjang Bandar Lampung, Uang Tunai dan Emas Ludes

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dok Damkarmat Bandar Lampung
KEBAKARAN - Sebuah rumah milik buruh pabrik di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, terbakar, Kamis (11/6/2026) siang. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Sebuah rumah di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Kaung, RT 18 Lingkungan 2, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, terbakar, Kamis (11/6/2026) siang.

Kebakaran menghanguskan sejumlah bagian rumah, mulai dari kamar, ruang tengah hingga dapur.

Selain itu, berbagai barang berharga milik pemilik rumah turut terbakar.

Diketahui, rumah tersebut dihuni seorang buruh pabrik bernama Riona Pratama (25) dan istrinya, Cahyani Maulidiana (26).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan sejumlah armada ke lokasi, yakni Unit Kancil 09 Pos Siaga Panjang, Unit Karba Pos Siaga Bumi Waras, Unit Suplai Pos Siaga Kedamaian, serta Unit Pickup Rescue dari Mako Tendean.

"Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 14.30 WIB," ujarnya.

Saat kejadian, Riona sedang meninggalkan rumah untuk mengurus kartu keluarga (KK) di kantor kecamatan.

Menurut keterangan pemilik rumah, sebelum pergi ia sempat membakar tumpukan sampah yang berada di belakang rumah.

Diduga, masih terdapat sisa bara api dari pembakaran sampah tersebut yang kemudian membesar hingga menjalar ke bangunan rumah.

"Namun untuk penyebab pasti kebakaran masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," kata Anthoni.

Akibat kejadian itu, sejumlah barang milik korban hangus terbakar, di antaranya kipas angin, kasur, lemari, kulkas, rice cooker, uang tunai sebesar Rp 8 juta, serta cincin emas seberat 3 gram.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 8 x 10 meter persegi.

Berdasarkan keterangan pamong setempat, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sebanyak 18 personel Damkar diterjunkan untuk menangani kebakaran.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar empat tangki air dan mendapat bantuan satu unit mobil pemadam dari Pelindo.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved