Berita Lampung
Korban dan Pelaku Curanmor di Lampung Kejar-kejaran, Terdengar Empat Letusan Tembakan
Momen menegangkan terjadi saat korban dan pelaku curanmor di Lampung terlibat kejar-kejaran. Saat peristiwa terdengar empat tembakan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Ringkasan Berita:
- Aksi curanmor dua pelaku bersenjata api di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (10/6) malam, gagal karena korban melakukan pengejaran
- Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di depan sebuah toko parfum
- salah satu pelaku melepaskan empat kali tembakan ke arah korban saat berusaha melarikan diri.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Momen menegangkan terjadi saat korban dan pelaku curanmor di Lampung terlibat kejar-kejaran.
Baca juga: Maling Motor di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa, Sempat Lepas Tembakan
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan dua pelaku bersenjata api di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (10/6) malam akhirnya gagal.
Penyebabnya karena korban melakukan pengejaran terhadap dua pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di depan sebuah toko parfum.
Korban, Niko, mengaku saat itu sedang membeli parfum bersama rekannya ketika sepeda motor Honda Beat Street miliknya dengan nomor polisi BE 2613 NER nyaris dibawa kabur oleh pelaku.
“Saya dan teman sedang membeli parfum. Tiba-tiba teman saya memberitahu bahwa motor yang kami gunakan sempat dibawa kabur maling,” ujar Niko saat ditemui di lokasi kejadian.
Mengetahui motornya dicuri, Niko segera meminjam sepeda motor milik karyawan toko parfum untuk melakukan pengejaran. Ia mengaku mengejar pelaku hingga sejauh kurang lebih dua kilometer.
“Saya meminta teman untuk menunggu, lalu meminjam motor milik karyawan toko dan langsung mengejar pelaku,” katanya.
Pengejaran berakhir di kawasan perempatan Central Tanaman Hias.
Dalam upaya menghentikan pelaku, Niko sempat menendang kendaraan yang dikendarai pelaku hingga terjatuh.
Namun, kedua pelaku yang diketahui membawa senjata api langsung melakukan perlawanan.
Menurut Niko, salah satu pelaku melepaskan empat kali tembakan ke arah dirinya saat berusaha melarikan diri.
Beruntung, tidak ada peluru yang mengenai korban.
“Pelaku ada dua orang dan keduanya membawa senjata api. Saat terjatuh, mereka mengeluarkan senjata dan melepaskan beberapa kali tembakan. Alhamdulillah saya tidak terkena,” ungkapnya.
Korban juga menjelaskan motornya dalam kondisi terkunci setang saat diparkir.
| KAI Divre IV Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset Negara di Lampung, Hasil Upaya Berkelanjutan |
|
|---|
| Bermodal Selang, Karyawan PT GGP Kuras Solar di Tangki Alat Berat, Kerugian 53 Juta |
|
|---|
| Dua Begal di Lampung Datangi Kantor Polisi Usai Merampas Uang dan Ponsel |
|
|---|
| Perairan Pesawaran Kaya Ikan, Nelayan Soroti Kerusakan Ekosistem Laut |
|
|---|
| Puluhan Karyawan di Lampung Jadi Tikus Tangki, Kompak Gelapkan Solar Perusahaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Cerita-Niko-Lolos-dari-Maut-meski-Ditembak-4-Kali-oleh-Maling-Motor-di-Lampung.jpg)