Berita Lampung

Korban dan Pelaku Curanmor di Lampung Kejar-kejaran, Terdengar Empat Letusan Tembakan  

Momen menegangkan terjadi saat korban dan pelaku curanmor di Lampung terlibat kejar-kejaran. Saat peristiwa terdengar empat tembakan.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
PENGEJARAN - Foto kolase, motor Honda Beat Street hitam BE2613NER nyaris digasak maling motor, Rabu (10/6/2026). Aksi curanmor di Segala Mider, Bandar Lampung pada Rabu (10/6) malam gagal karena korban melakukan pengejaran. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi curanmor dua pelaku bersenjata api di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (10/6) malam, gagal karena korban melakukan pengejaran
  • Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di depan sebuah toko parfum
  • salah satu pelaku melepaskan empat kali tembakan ke arah korban saat berusaha melarikan diri. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Momen menegangkan terjadi saat korban dan pelaku curanmor di Lampung terlibat kejar-kejaran. 

Baca juga: Maling Motor di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa, Sempat Lepas Tembakan

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan dua pelaku bersenjata api di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (10/6) malam akhirnya gagal.

Penyebabnya karena korban melakukan pengejaran terhadap dua pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di depan sebuah toko parfum.

Korban, Niko, mengaku saat itu sedang membeli parfum bersama rekannya ketika sepeda motor Honda Beat Street miliknya dengan nomor polisi BE 2613 NER nyaris dibawa kabur oleh pelaku.

“Saya dan teman sedang membeli parfum. Tiba-tiba teman saya memberitahu bahwa motor yang kami gunakan sempat dibawa kabur maling,” ujar Niko saat ditemui di lokasi kejadian.

Mengetahui motornya dicuri, Niko segera meminjam sepeda motor milik karyawan toko parfum untuk melakukan pengejaran. Ia mengaku mengejar pelaku hingga sejauh kurang lebih dua kilometer.

“Saya meminta teman untuk menunggu, lalu meminjam motor milik karyawan toko dan langsung mengejar pelaku,” katanya.

Pengejaran berakhir di kawasan perempatan Central Tanaman Hias.

Dalam upaya menghentikan pelaku, Niko sempat menendang kendaraan yang dikendarai pelaku hingga terjatuh.

Namun, kedua pelaku yang diketahui membawa senjata api langsung melakukan perlawanan.

Menurut Niko, salah satu pelaku melepaskan empat kali tembakan ke arah dirinya saat berusaha melarikan diri.

Beruntung, tidak ada peluru yang mengenai korban.

“Pelaku ada dua orang dan keduanya membawa senjata api. Saat terjatuh, mereka mengeluarkan senjata dan melepaskan beberapa kali tembakan. Alhamdulillah saya tidak terkena,” ungkapnya.

Korban juga menjelaskan motornya dalam kondisi terkunci setang saat diparkir.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved