Berita Terkini Nasional
5 Tuntutan Mahasiswa setelah Rantis Brimob Lindas Driver Ojol sampai Tewas
Mereka menilai tindakan oknum Brimob yang membuat nyawa driver ojol melayang sebagai tindakan brutal.
Peristiwa ini membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi kendaraan. Meski demikian, rantis tetap melaju meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban, yang memicu kemarahan warga. Massa memukuli mobil Brimob, bahkan sebagian mengejar kendaraan tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa tersebut. "Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2025).
Kapolri juga memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk menangani insiden lebih lanjut.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) tewas karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di tengah aksi demonstrasi buruh di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam, (28/8/2025).
Affan diduga dilindas rantis Brimob berjenis Barracuda.
Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Abdul Karim berkata pihaknya telah tujuh anggota Brimob yang diduga menjadi pelaku pelindasan itu. Saat ini para pelaku sedang menjalani pemeriksaan
Spesifikasi Barracuda
Kendaraan taktis ( rantis) Brimob yang menabrak dan melindas driver ojek online hingga tewas berjenis Barracuda.
Dikutip dari laman Pid.kepri.polri.go.id, kendaraan taktis dirancang untuk keperluan militer dan kepolisian. Kendaraan taktis dibuat khusus untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem, mulai dari medan berat, gangguan keamanan, hingga serangan langsung.
Jenis kendaran ini kerap dikerahkan oleh TNI, Polri, dan pasukan khusus dalam operasi tempur, pengamanan VIP, hingga penanganan konflik berskala besar.
Dilansir Tribun Jateng, rantis Barracuda 4x4 adalah kendaraan buatan The Doosan Infracore Defense Products Business Group (BG), anak perusahaan Doosan Infracore dari Korea Selatan.
Perusahaan ini juga menjadi kontraktor utama kendaraan-kendaraan perang Korea Selatan. Barracuda mampu menahan pecahan granat dan tembakan peluru kaliber 7,62 milimeter (mm).
Kemampuan itu didapatkan karena bodi rantis itu berlapis pelat baja setebal 8 mm. Di samping itu, ada kaca setebal 4 mm dengan pelat baja tambahan juga telah disiapkan guna menahan laju peluru.
Dalam hal pacu daya, Barracuda ditenagai oleh mesin 3.730 cc empat silinder yang bisa menghasilkan tenaga hingga 218 dk. Adapun sasisnya dibuat oleh Mercedes-Benz. Transmisi yang digunakan adalah DaimlerChrysler Electrical Pneumatic Shifting (EPS) dengan 8 gigi maju, dan 6 gigi mundur.
Terkuak Potongan Kaki yang Dibuang di Tempat Sampah Depan Hotel, Milik Pasien Amputasi |
![]() |
---|
7 Brimob Ditangkap Imbas Rantis Lindas Driver Ojol sampai Tewas, Satu Pangkat Kompol |
![]() |
---|
Keseharian Affan Driver Ojol Tewas Ditabrak Mobil Brimob Diungkap Pemilik Kontrakan |
![]() |
---|
Saksi Hanya Bisa Lihat 3 Korban Hilang Terseret Ombak Pantai Mengening Tanpa Menolong |
![]() |
---|
Sosok Dwi Hartono Terduga Otak Pembunuh Kacab Bank BUMN Residivis, Dermawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.