Berita Terkini Nasional

Kesedihan Adi Istri Tewas Mengenaskan di Hotel, Check In Bareng Pria Lain

Sebab Adi tidak menyangka istrinya AP bakal berpulang lebih cepat dengan keadaan yang tidak wajar.

Tayang:
Kolase Tangkapan layar Ig @palembang_kucarkacir/TribunSumsel.com
WANITA TEWAS - Tangkapan layar pria yang bersama Anti Pupita Sari alias AP (22) sebelum wanita hamil tersebut ditemukan tewas di kamar hotel Lendosisi di jalan Printis Kemerdekaan Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang, Sabtu (11/10/2025). Kesedihan Adi istri tewas mengenaskan di hotel check in bareng pria lain. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Palembang - Kematian wanita muda Anti Puspita Sari alias AP (22) dengan kondisi mengenaskan di kamar hotel membuat suaminya Adi Rosadi (36) mengalami duka yang mendalam.

Sebab Adi tidak menyangka istrinya AP bakal berpulang lebih cepat dengan keadaan yang tidak wajar.

Diduga AP sebagai korban pembunuhan lantaran tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban.

Saat ditemukan, jasad AP dalam kondisi terikat di tangannya dan mulut tersumpal pakaian dalam. Serta tidak berpakaian lengkap.

Setelah itu beredar rekaman Closed Circuit Television (CCTV) seorang wanita bersama pria check-in di hotel tersebut.

Diduga wanita itu adalah AP, sedangkan si pria bukan suaminya. Kini pria tersebut sedang diburu polisi.

Sampai saat ini terkait latar belakang AP bisa check in di hotel tersebut masih menjadi misteri. Apa lagi, AP merupakan wanita bersuami dan belakang diketahui sedang hamil.

Sementara si suami, Adi Rosadi selama ini tidak mengetahui istrinya mempunyai masalah karena tidak pernah cerita.

Saat istrinya ditemukan meninggal, Adi sedang bekerja di tempat kerjanya. 

Ditemui saat selesai menguburkan jasad istri, Adi menguak momen terakhir pertemuannya dengan AP.

Adi mengatakan sang istri tak pernah bercerita apapun jika ada masalah. Apalagi ketika keduanya berjumpa terakhir kalinya saat AP mengantar Adi ke tempat kerja.

"Tidak ada cerita, Dia seperti biasanya layaknya suami istri saja," ujar Adi menahan tangis.

Lebih Jauh Adi bercerita ketika dihubungi sang ayah mengenai kabar istrinya meninggal.

"Sedang bekerja pak. Dapat kabar dari bapak pukul 17.00 WIB, yang mengabarkan istri meningal dunia, " kata Adi dikutip dari TribunSumsel.com.

 Adi pun mengaku langsung syok setelah mendengar kabar duka kepergian sang istri.

"Saat itu panik. Izin ditempat kerjaan langsung ke lokasi kejadian.

Saat itu saya langsung interograsi dan diambil keterangan oleh petugas kepolisian, "katanya. 

Adi berharap pelaku pembunuhan istrinya bisa segara ditangkap.

Lantaran telah menghilangkan sosok ibu untuk anak mereka masih berusia 1 tahun 8 bulan.

"Kepada pihak kepolisian, pelaku cepat ditangkap dan dihukum dengan kehukuman seberat beratnya," ujarnya,

Kronologi Penemuan

Korban AP ditemukan pertama kali oleh salah seorang pegawai hotel yang hendak mengecek ke kamar korban, karena sudah waktunya untuk cek out.

Pintu kamar terkunci dari dalam.

AP diketahui masuk ke hotel bersama pria pada Jumat (10/10/2025) pukul 16.00 WIB.

Sayangnya, identitas pria tersebut tak dicatat oleh saksi.

Lalu, pada Sabtu (11/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Saksi mengetok kamar hotel untuk memberitahu batasan check out, hanya saja saat itu tak ada respon dari kamar hotel.

Pukul 12.00 WIB, saksi kembali mengetuk kamar dan kembali tak ada respon.

Akhirnya, saksi mematikan saklar listrik kamar yang bertujuan agar mereka keluar karena kepanasan.

Tak ada respon, sekitar pukul 14.00 WIB, saksi menyuruh rekannya untuk membuka pintu kamar dengan kunci duplikat.

Saat itu korban ditemukan tergeletak di lantai dengan ditutup selimut.

Penjelasan Dokter Forensik

Dokter forensik RS Bhayakara Moh Hasan Palembang, dr Indra Nasution setelah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban AP di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sabtu (11/10/2025) malam menguak penyebab korban tewas.

"Sepertinya korban sedang hamil trimester pertama, sebab saat payudaranya ditekan ada cairan yang keluar," ujar dokter Indra.

Korban tewas ditemukan bekas dicekik atau ditekan, serta mulutnya disumpal menggunakan pakaian dalam baju.

Tangan korban juga diikat menggunakan hijabnya.

"Ada bekas seperti ditekan di lehernya, mungkin untuk memasukkan sumpalan ke mulut. Lalu mulutnya disumpal pakai baju dalam. Kedua tangannya diikat menggunakan jilbabnya, " katanya.

Saat diperiksa dan diperhatikan kondisinya, dokter menyampaikan perkiraan korban tewas lebih dari 12 jam saat ditemukan.

"Lebih dari 12 jam sebab lebam mayatnya sudah tidak ada. Perkiraan semalam (meninggalnya)," singkatnya.

Dokter Indra menambahkan soal darah yang ditemukan pada area selangkangan dan paha tidak bisa pastikan apakah berasal dari korban atau malah darah pelaku.

Sebab pada bagian tersebut juga tidak ditemukan luka.

"Darah itu entah darah dari pelaku atau korban. Karena tak ada luka di area tersebut," tutupnya.

Pelaku Kini Diburu

Terkait penemuan mayat AP, korban pembunuhan yang ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar hotel Lendosis Lt-2 Kamar No 8 terletak di jalan Printis Kemerdekaan Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang, kemarin. 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan angkat bicara.

" Benar adanya peristiwa tersebut. Korban bernama Anti Puspita Sari berumur 22 tahun, diduga korban pembunuhan," ungkap Andrie. 

Usai mendapati laporan adanya penemuan mayat korban, pihaknya  langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara, untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian. 

"Untuk olah TKP dan keterangan saksi-saksi sudah kita ambil ," ungkapnya. 
 
Hingga kini, sambung Kasat Reskrim, Anggota Satreskrim Polestabes Palembang dan Polsek IT II, masih dilapangan masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.  

"Pelaku hingga kini masih kita kejar. Doakan cepat terungkap dan tertangkap, " tegas Andrie. (*)

Berita Selanjutnya Duduk Perkara 2 Kakak Beradik Tewas dalam Perkelahian di Bali, Ditebas Samurai

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved