Berita Terkini Nasional

Penyebab Putri Dianiaya Wilson hingga Tewas, Sempat Tolak Minuman

Penyebab Wilson alias Koko (28) tega aniaya Dwi Putri Apriandini alias Putri (25), gadis asal Lampung yang baru direkrutnya sebagai LC, hingga tewas.

Tayang:
Tribunnews.com/Ucik Suwaibah
PENYEBAB PENGANIAYAAN - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, dr Leo saat menyampaikan hasil autopsi jasad Putri. Terungkap, penyebab Wilson alias Koko (28) tega aniaya Dwi Putri Apriandini alias Putri (25), gadis asal Lampung yang baru direkrutnya sebagai pemandu lagu alias LC, hingga tewas. Sebelum penganiayaan yang dilakukan Wilson bersama 2 rekannya hingga mengakibatkan Putri meregang nyawa itu, gadis asal Lampung Barat itu sempat dicekoki minuman beralkohol. Namun Putri menolak. Diduga, penolakan tersebut menjadi pemicu awal Putri mengalami penyiksaan hingga akhirnya tewas. 

Ringkasan Berita:
  • Putri (25), gadis asal Lampung yang baru direkrut sebagai LC, tewas setelah disiksa Wilson alias Koko (28) dan dua rekannya di Batam.
  • Penyiksaan dipicu penolakan Putri saat dicekoki alkohol; pelaku membuat video rekayasa lalu menganiaya korban hingga tak bernapas.
  • Korban dikenal ramah oleh warga sekitar dan berniat bekerja demi biaya pulang kampung.
  • Polisi telah mengamankan 4 pelaku dan masih mendalami kronologi serta menunggu hasil autopsi.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Batam - Terungkap, penyebab Wilson alias Koko (28) tega aniaya Dwi Putri Apriandini alias Putri (25), gadis asal Lampung yang baru direkrutnya sebagai pemandu lagu alias LC, hingga tewas.

Sebelum penganiayaan yang dilakukan Wilson bersama 2 rekannya hingga mengakibatkan Putri meregang nyawa itu, gadis asal Lampung Barat itu sempat dicekoki minuman beralkohol.

Namun Putri menolak. Diduga, penolakan tersebut menjadi pemicu awal Putri mengalami penyiksaan hingga akhirnya tewas.

Padahal niat Putri bekerja adalah demi mengumpulkan uang untuk ongkos ia pulang ke kampung halaman di Lampung Barat.

Kini, Putri benar-benar pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat. Namun, tak ada tawa ceria yang menyambut Putri. Melainkan air mata dari keluarga.

Pembunuhan terhadap Putri terjadi tepatnya di rumah kontrakan di kawasan Perumahan Jodoh Permai, Kelurahan Sungai Jodoh, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/11/2025).

Kronologi pembunuhan terhadap Putri terungkap setelah polisi mengamankan 4 terduga pelaku. Keempatnya yakni Wilson alias Koko (28), pelaku utama sekaligus penyalur LC di Batam, Anik Istikomah alias Mami (36), kekasih Koko. Kemudian Putri Enjelina alias Papi Tama (32), koordinator, serta Salmianti alias Papi Carles (32).

Kelurahan Sungai Jodoh, Kecamatan Batuampar, Kota Batam adalah satu kelurahan yang berada di wilayah administratif Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Wilayah ini merupakan kawasan permukiman padat dengan aktivitas masyarakat yang cukup ramai, dekat dengan pusat perdagangan, pelabuhan, serta berbagai fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan layanan kesehatan. Kelurahan ini juga memiliki akses yang strategis ke berbagai area di Kota Batam.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunBatam.id, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, melalui Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengungkapkan, jika tempat kerja yang dikelola Wilson, terdapat semacam tradisi janggal yang dilakukan Wilson dan rekannya ketika menerima anggota baru.

Putri awalnya mengikuti apa yang diminta oleh Wilson. Ketika itu, ibu satu anak itu diberikan minuman beralkohol. Karena menolak, ia pun berteriak seperti orang yang kehilangan kesadaran.

"Di sini kekasih pelaku kemudian membuat video yang dia rekayasa. Di sana seolah korban mencekik pelaku secara sadis. Padahal itu video rekayasa namun Wilson percaya," sebut Amru, Senin (1/12/2025).

Wilson yang marah dengan korban kemudian meminta kepada dua tersangka lain, Papi Carles dan Papi Tama untuk mengikat dan melakban mulut dan tubuh korban.

Penyiksaan tidak sampai di sana saja. Pelaku menyuruh kedua koordinatornya, Papi Tama, untuk melepas pakaian korban.

Dalam kondisi tanpa busana korban disiksa sedemikian rupa. Perutnya di tendang, dipukul hingga bagian tubuhnya dilakban. Selain itu, hidung korban juga dimasukkan air menggunakan selang.

Baca juga: Wilson Panik Putri Tewas Seusai Disiksa, Susun Rencana Hapus Jejak, Copot 9 CCTV

"Akibatnya, korban meninggal dunia karena tidak bisa bernapas, karena hidungnya dimasukkan air, sementara mulut dilakban," sebut Amru lagi.

Dikenal Baik

Di sisi lain, kematian Dwi Putri sempat membuat kaget warga sekitar kontrakan korban yang diketahui sebagai tempat tinggal para lady companion atau LC di Batam.

Diduga Dwi Putri atau akrab disapa Putri tewas karena mendapat penyiksaan. Padahal Putri dikenal baik oleh warga sekitat tempat tinggalnya itu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved