Breaking News

Berita Terkini Nasional

Hasil Visum Pak Guru Agus yang Dikeroyok Puluhan Muridnya, Ada Bekas Lebam

Agus Saputra, guru di SMK Negeri 3 Berbak Tanjung Jabung Timur, yang dikeroyok puluhan muridnya, akhirnya resmi melaporkan yang dialaminya ke polisi.

TribunJambi.com/Srituti Apriliani Putri
RESMI LAPOR POLISI - Guru SMKN 3 Berbak, Agus Saputra, yang dikeroyok puluhan siswanya, melapor ke Polda Jambi, Kamis (16/1/2026) sore. Hasil visum yang dilakukan Agus, ada bekas lebam. 

Ringkasan Berita:
  • Guru SMKN 3 Berbak, Agus Saputra, resmi melapor ke Polda Jambi, Kamis (15/1/2026).
  • Laporan terkait dugaan pengeroyokan oleh sejumlah siswa di sekolah.
  • Agus mengaku dirugikan secara mental, kasus viral di media sosial.
  • Hasil visum menunjukkan adanya luka lebam di tubuh korban.
  • Laporan ditujukan ke lebih dari satu siswa yang terekam video.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jambi - Agus Saputra, guru di SMK Negeri 3 Berbak Tanjung Jabung Timur, yang dikeroyok puluhan muridnya, akhirnya resmi melaporkan tindakan yang dialaminya ke polisi.

Adapun laporan Pak Guru Agus Saputra dilakukan ke Polda Jambi pada Kamis (15/1/2026) sore.

Insiden dugaan pengeroyokan itu terjadi di lingkungan sekolah di SMKN 3 Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Selasa (13/1/2026).

Aksi sejumlah murid tersebut terekam kamera ponsel dan videonya beredar di media sosial. Dalam video terlihat, seorang guru laki-laki mengenakan seragam dinas warna cokelat menjadi sasaran amukan sejumlah siswa laki-laki.

Tanjung Jabung Timur, Jambi adalah satu kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Ibu kotanya berada di Muara Sabak. Kabupaten ini berada di pesisir timur Pulau Sumatra dan berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan.

Wilayah Tanjung Jabung Timur dikenal dengan kawasan pesisir, rawa, dan sungai, dengan mata pencaharian utama masyarakatnya di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan. Kabupaten ini juga memiliki peran penting sebagai daerah penyangga ekosistem pesisir dan mangrove di Provinsi Jambi.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJambi.com, Agus didampingi kakaknya, datang ke Polda Jambi sekitar pukul empat sore dan melakukan pembuatan laporan polisi hampir empat jam.

Kakak kandung Agus, Nasir mengatakan bahwa langkah hukum ini diambil karena adiknya merasa dirugikan terlebih secara mental setelah kasus ini viral di sosial media.

"Kondisi adik saya sedikit pusing, kita bikin laporan dari jam  empat sore. Adik saya dirugikan secara mental dan sikis terlebih di medsos. Karena kita warga negara kita berhak melapor," kata Nasir pada Kamis (15/1/2026) malam.

Ia mangatakan bahwa pasca kejadian Agus telah melakukan visum.

Di mana ada beberapa luka lebam di tubuhnya yang juga akan menjadi bukti untuk pihak kepolisian.

"Sudah ada visum dan ada bekas lebam," ujarnya.

Sementara itu, Agus yang juga hadir ke Polda Jambi enggan memberikan banyak komentar atas kejadian ini.

Lebih dari Satu Orang

Diketahui laporan tersebut ditujukan ke beberapa siswa dalam video yang viral di sosial media. Nasir mengatakan ada lebih dari satu orang yang dilaporkan.

Sebelumnya, kasus penegroyokan yang dialami Agus Saputra Guru Bahasa Inggris di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur ini viral di sosial media.

Baca juga: Masih Was-was, Pak Guru Agus Tak Hadiri Mediasi dengan Siswa yang Mengeroyoknya

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved